Ketika kolam sedang dikuras, ikan-ikan tersebut akan hilang entah kemana, namun akan kembali dengan jumlah yang sama saat kolam kembali diisi air.
Terlepas dari benar atau tidaknya kisah legenda itu, hingga sekarang tidak ada yang berani mengambil ikan dewa yang ada di kolam pemandian Cibulan.
Hal ini karena menurut kepercayaan, orang yang berani mengganggu atau bahkan sampai mengambil ikan tersebut, maka ia akan ditimpa kemalangan.
Selain kolam dengan legenda ikan dewanya, bagian sudut barat Pemandian Cibulan juga ditemukan tujuh sumber mata air yang dikeramatkan dengan nama Tujuh Sumur.
Tujuh mata air ini berbentuk kolam-kolam kecil yang memiliki nama masing-masing, diantaranya Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, serta Sumur Keselamatan.
Konon menurut cerita yang beredar di masyakarat sekitar, ada salah satu sumur yang isinya adalah Kepiting Emasyakni Sumur Cirancana.
Seseorang dikatakan beruntung saat dapat melihat bagaimana wujud Kepiting Emas itu, dimana dipercaya bahwa semua keinginannya akan dikabulkan.
Tujuh mata air tersebut berada mengelilingi sebuah petilasan yang diperkirakan sebagai petilasan Prabu Siliwangi saat dirinya beristirahat dalam perjalanan pulang setelah berperang melawan Kasultanan Mataram.
Petilasan itu berbentuk susunan batu yang serupa dengan menhir, serta dua patung harimau loreng (lambang kebesaran Raja Agung Pajajaran).
Tujuh sumur dan petilasan Prabu Siliwangi ini masih ramai dikunjungi oleh para peziarah, khususnya saat malam Jumat Kliwon atau selama bulan Maulud dalam penanggalan Hijriah.
Mereka mempercayai bahwa air yang ada di tempat tersebut akan membawa keberkahan dan mengabulkan permintaan mereka.***
Artikel Terkait
Inilah Situs Sitinggil Peninggalan Era Megalitikum yang Berlokasi di Tengah Hutan dan Makam, Konon Katanya Tempat Bermain...
Konon Jadi Hotel di Zaman Kerajaan Majapahit, Inilah Situs Umpak Balekambang Blitar yang Sangat Bersejarah
Situs Kuno Sendang Made yang Lokasinya Terpencil di Kawasan Gunung Pucangan, Ternyata Menyimpan Kisah Pelarian Kerajaan Kahuripan
Prasasti Cane di Lamongan yang Dikenal Sebagai Tanda Situs Kuno Awal Berdirinya Kerajaan Kahuripan, Ternyata Terselip Kisah Ini...
Dibangun pada Abad Ke-9, Inilah Candi Gumpung di Jambi Situs yang Berlatar Belakang Agama Buddha Vajrayana
Ragam Relief Pada Candi Simping yang Dikenal Sebagai Situs Kuno Era Majapahit, Konon Digunakan Sebagai Makam Raden Wijaya