SketsaNusantara.id- Candi Penampihan adalah salah satu candi warisan budaya dari era Kerajaan Mataram kuno yang berorak Hindu.
Lokasi Candi Penampihan ini berada di lereng Gunung Wilis, Dusun Turi, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.
Pendirian Candi Penampihan sendiri diperkirakan terjadi pada tahun 820 Saka atau sekitar 898 Masehi dimana saat itu Kerajaan Medang atau Mataram Kuno sedang berkembang.
Kemudian tentang penamaan Penampihan tersebut diketahui berasal dari Bahasa Jawa "Nampi" yang artinya Penerimaan atau menerima.
Tetapi kabarnya ada dua versi arti yakni diantara kata penolakan dan penerimaan yang bersyarat.
Fungsi bangunan yang terletak di Tulungagung ini digunakan sebagai candi pemujaan dengan tiga tahapan (teras) yang dipersembahkan untuk Dewa Siwa.
Konon katanya, peresmian Candi Penampihan tersebut dilakukan dengan menggelar pertunjukkan Wayang (ringgit) yang dikutip SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.
Waktupun terus berjalan, berbagai peristiwa terjadi dimana ada banyak pergolakan perpolitikan kerajaan mulai dari abad ke-9 hingga ke-14 Masehi, candi itu dipakai untuk bertemu dan memuja Tuhan, Sang Hyang Wenang.
Pada kompleks candi juga ditemukan arca diantaranya Arca Siwa dan Arca Dwarapala, namun sekarang beberapa sudah hilang dan rusak.
Selain Arca, ada sebuah prasasti kuno bernama Prasasti Tinulat yang bertuliskan huruf Pallawa dengan stempel lingkaran dibagian atasnya.
Berdasarkan penuturan juru kunci Candi Penampihan Bu Winarti, prasasti itu menceritakan tentang nama-nama raja Balitung, tokoh Mahesa Lalatan, serta seorang putri dari Kerajaan Kediri yang konon bernama Putri Kilisuci.
Artikel Terkait
Apa itu Preman? Trending di X Usai Pembubaran Paksa Diskusi FTA, Tak Hanya Dipakai Rezim Orde Baru, Ternyata Pernah Tercatat dalam Prasasti Candi!
Dibangun untuk Mengenang Joko Pandelegan, Inilah Candi Sumur di Sidoarjo Peninggalan Kerajaan Majapahit
Dibangun Pada Abad ke-11 di Masa Kerajaan Kahuripan, Inilah Candi Belahan di Pasuruan yang Memiliki Sumber Mata Air
Dibangun Pada Awal Kekuasaan Kerajaan Majapahit, Inilah Candi Kotes di Blitar yang Merupakan Anugerah dari Raden Wijaya
Inilah Keunikan Candi Lumbung Khas Buddha yang Nyempil di Area Candi Hindu, Ternyata Terselip Kisah Ini...
Tempat Pelarian Prabu Brawijaya V, Candi Dukuh di Semarang Ini Terletak di Atas Bukit Pinggir Rawa Pening