Minggu, 19 Juli 2026

Inilah Keunikan Candi Lumbung Khas Buddha yang Nyempil di Area Candi Hindu, Ternyata Terselip Kisah Ini...

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 September 2024 | 21:30 WIB
Candi Lumbung di tengah kompleks Candi Prambanan  (instagram.com/@tatu1602)
Candi Lumbung di tengah kompleks Candi Prambanan (instagram.com/@tatu1602)

 

SketsaNusantara.id- Candi Lumbung menjadi salah satu situs percandian Buddha yang berlokasi di  kompleks Taman Wisata Candi Prambanan atau lebih tepatnya di sebelah candi Bubrah.

Walaupun demikian, candi Lumbung sudah masuk ke wilayah Jawa Tengah, yakni di Kabupaten Klaten.

Keberadaan Candi Lumbung pertama kali diinformasikan dalam karya N.J. Krom, Inleiding tot de Hindoe-Javaanse Kunst pada tahun 1923.

Baca Juga: Rahasia di Balik Candi Pandegong yang Dikenal Sebagai Situs Hindu Tertua di Jawa Timur, Ternyata Ada ...

Selanjutnya dilanjutkan oleh penelitian oleh J. Dumarçay yang berisi laporan tentang adanya perubahan struktur Candi Lumbung pada tahun 2007 lalu.

Candi tersebut terdiri dari kumpulan satu candi induk yang dikelilingi oleh 16 buah candi perwara di sekitarnya.

Candi induknya memiliki denah poligon bersisi 20 dengan luas 350 meter persegi (3.800 sq ft).

Baca Juga: Masuk Salah Satu Peninggalan Bercorak Budha dari Masa Kerajaan Mataram Kuno, Benarkah Candi Ini Berfungsi untuk Asrama?

Selain itu, candi induk ini menghadap ke arah timur dimana kondisinya sekarang sudah tak lengkap lagi karena banyaknya batu yang hilang.

Ada beberapa hal unik dari candi Lumbung ini, salah satunya adalah lokasinya keberadaannya tidak jauh dari area Candi Prambanan yang menyebabkan candi ini nyaris tak terlalu mencolok daripada candi  lainnya.

Baca Juga: Penemuan Prasasti Lumbung Bukti Peradaban Sejarah Jember Sangat Tua, Tapi Bikin Pusing Para Arkeolog, Mengapa?!

Selain itu, meskipun berlokasi di dalam kompleks Candi Prambanan yang bernuansa Hindu, namun candi ini lebih mengarah ke candi yang berunsur Budha.

Terlebih lagi, bentuk dan ornamen candi Lumbuh jauh berbeda dengan candi-candi di komplek Candi Prambanan.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: P2k.stekom.ac.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X