Minggu, 19 Juli 2026

Apa itu Preman? Trending di X Usai Pembubaran Paksa Diskusi FTA, Tak Hanya Dipakai Rezim Orde Baru, Ternyata Pernah Tercatat dalam Prasasti Candi!

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 September 2024 | 09:20 WIB
Ilustrasi preman. (Pexels.com/vitalina)
Ilustrasi preman. (Pexels.com/vitalina)

SketsaNusantara.id - Istilah 'preman' belakangan baru-baru ini trending di media sosial (medsos).

Diketahui tagar "preman" naik di platform tersebut sebagai buntut dari aksi pembubaran diskusi Forum Tanah Air (FTA) oleh sekelompok massa.

Perhatian publik pun tertuju pada aksi kekerasan yang dilakukan sejumlah orang tak dikenal itu saat memaksa para peserta diskusi yang diselenggarakan di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu 28 September 2024.

Baca Juga: Siapa Narasumber Diskusi FTA? 8 Tokoh Nasional yang Hadiri Forum Tanah Air, Refly Harun Turut jadi Saksi Aksi Premanisme OTK

Banyak yang menyebut para pelaku kekerasan itu sebagai preman bayaran dan sengaja membuat kekacauan dalam forum akademis itu.

Netizen pun mengecam aksi memalukan yang dilakukan orang-orang tak dikenal tersebut.

Lalu, apa arti dari 'preman' yang sedang trending di medsos X?

Baca Juga: Ada Dalang di Balik Pembubaran Diskusi FTA, Rocky Gerung: Tentu Ada yang Menyuruh!

Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Mengenal Orde Baru karya Dhianita Kusuma Pertiwi, rezim Orde Baru dikenal memanfaatkan preman sebagai perpanjangan tangan untuk menguatkan kekuasaan Soeharto.

Preman di masa Orde Baru, khususnya di Jakarta, biasanya digerakkan pada momen-momen menjelang Pemilu dengan tujuan menciptakan kegaduhan di masyarakat.

Dengan timbulnya drama kegaduhan tersebut, aparat akan hadir sebagai bagian strategi rezim Orde Baru untuk mengumpulkan suara dukungan masyarakat.

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Alasan dan Tujuan Pembentukan FTA atau Forum Tanah Air yang Diskusinya Dibubarkan Paksa

Di masa kolonial Belanda, istilah 'preman' hadir sebagai serapan dari 'vrije man'.

Istilah tersebut disamakan dengan 'free man' dalam bahasa Inggris yang artinya adalah 'manusia bebas'. Mereka adalah orang-orang yang punya kebebasan dalam bertindak dan justru menjadi bumerang bagi pemerintah Belanda.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Buku Mengenal Orde Baru (Dhianita Kusuma)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X