Kamis, 20 Agustus 2026

Daftar 8 Prestasi Jenderal Ahmad Yani, Pahlawan Revolusi 'Anak Emas' Soekarno yang Gugur saat G30S PKI

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 September 2024 | 06:20 WIB
Potret Jenderal Ahmad Yani yang berjasa besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan gugur saat menentang G30S PKI 1965. (Instagram/potolawas)
Potret Jenderal Ahmad Yani yang berjasa besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan gugur saat menentang G30S PKI 1965. (Instagram/potolawas)

Tak sampai di situ, Jenderal A. Yani juga berhasil mempertahankan Magelang dari tentara Belanda hingga mendapat julukan "Juru Selamat Magelang" atas prestasinya yang begitu besar di wilayah tersebut.

3. Menahan Serangan Penjajah pada Agresi Militer Belanda

A. Yani diangkat menjadi Komandan setelah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk setelah Indonesia merdeka pada bulan Oktober 1945.

Yani dan pasukannya beropersi di daerah Pingit saat Agresi Militer Pertama Belanda terjadi pada tahun 1947.

Baca Juga: 7 Nama Pahlawan Revolusi: 6 Jenderal 1 Perwira Korban G30S PKI yang Jasadnya Ditemukan di Lubang Buaya

Di bawah kepemimpinan Jenderal Ahmad Yani, pasukan TKR Purwokerto berhasil menahan serangan penjajah dan pukul mundur tentara Belanda yang ingin menguasai wilayah tersebut.

4. Memimpin Pertempuran Melawan Tentara Inggris pada Perang Ambarawa

Jenderal A. Yani juga turut berperan dalam Perang Ambarawa yang dilatarbelakangi tentara sekutu ketika ingin menguasai wilayah Jawa Tengah pada bulan Oktober 1945.

Pasukan TKR Batalyon 4 yang dipimpin Ahmad Yani terlibat dalam pertempuran dengan pasukan Inggris di Banyubiru, Ambarawa yang sampai sekarang dikenang dan populer sebagai Palagan Ambarawa.

Baca Juga: Dramatis! Pelarian DN Aidit Pasca Peristiwa G30S PKI: Ditemukan Bersembunyi di Balik Lemari?

Pasukan Ahmad Yani terus mengejar pasukan sekutu dan berhasil memukul mundur Inggris dari Semarang dengan meninggalkan perlengkapan dan persenjataannya pada bulan Desember 1945.

5. Meredam Pemberontakan di Jawa Tengah dengan 'Banteng Raiders'

Salah satu pencapaian Jenderal Ahmad Yani dalam karir militernya pasca Kemerdekaan RI adalah memadamkan pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) tahun 1952.

Yani yang dipindahtugaskan ke Tegal, Jawa Tengah, membentuk pasukan khusus bernama "Banteng Raiders" untuk memadamkan pemberontakan DI/TII yang ingin mendirikan negara agama berdasarkan syariat Islam di Indonesia.

Baca Juga: Benarkah Komunis Itu Jahat? Inilah Alasan di Balik Masyarakat Indonesia yang Sangat Membenci PKI

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X