Kamis, 4 Juni 2026

Menguak Misteri Jalur Situbondo-Banyuwangi, Konon Penuh Aura Mistis dan jadi Saksi Bisu Pembantaian pada Masa G30S PKI

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Jumat, 13 September 2024 | 20:30 WIB
Ilustrasi jaln Situbondo Banyuwangi  (Pixabay/ jatocrate)
Ilustrasi jaln Situbondo Banyuwangi (Pixabay/ jatocrate)

SketsaNusantara.id – Peristiwa G30S PKI masih menjadi salah satu sejarah kelam Indonesia yang tak terlupakan.

Di berbagai wilayah, peristiwa ini meninggalkan jejak yang membekas, termasuk di sebuah jalur nasional di Kabupaten Situbondo.

Jalur yang membentang sepanjang 25 kilometer ini, selain menjadi penghubung penting antara Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi, juga dipercaya menyimpan kisah-kisah mistis yang berkaitan dengan peristiwa G30S PKI.

Baca Juga: Pernah Batal Gara-Gara PKI, Inilah 4 Fakta Peringatan Hari Olahraga Nasional Atau HAORNAS

Bagi warga lokal dan pengendara yang sering melintas, jalur ini tidak hanya dikenal sebagai rute utama menuju Pulau Bali. Di sepanjang jalan ini, terdapat sebuah jurang yang dikenal sebagai Jurang Curah Tangis, sebuah lokasi yang diyakini sebagai saksi bisu dari peristiwa pembantaian G30S PKI.

Jurang yang terletak di dekat jembatan ini memiliki kedalaman sekitar 20 meter dan menyimpan cerita mistis yang terus hidup dalam ingatan masyarakat setempat.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Ngeluyur Channel, menurut berbagai kesaksian, jurang tersebut merupakan tempat di mana banyak korban peristiwa G30S PKI dibuang setelah dieksekusi.

Baca Juga: Takdirnya Terlupakan! Dari Era Majapahit Hingga PKI, Inilah Sejarah Kelam Keberadaan Candi Deres di Jember

Kisah ini tidak hanya membuat lokasi tersebut terkenal, tetapi juga menimbulkan aura mistis yang kental di sepanjang jalur tersebut. Banyak pengendara yang melaporkan pengalaman mistis saat melintasi daerah ini, terutama saat malam hari.

Aroma Busuk dan Pertanda Nasib Sial

Salah satu fenomena mistis yang sering dialami pengguna jalan adalah munculnya aroma busuk secara tiba-tiba.

Konon, aroma ini dianggap sebagai pertanda buruk, dan tidak jarang dikaitkan dengan nasib sial yang akan menimpa pengendara. Mereka yang mencium aroma tersebut kerap mengalami kecelakaan atau insiden lain yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Mengenal Sosok Fransisca Fanggidaej Nenek Reza Rahadian, Tokoh Jurnalis yang Pernah Terseret Peristiwa G30S PKI

Jalur Situbondo-Banyuwangi ini memang jauh dari pemukiman warga, sehingga suasananya semakin mencekam, terutama pada malam hari.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Ngeluyur_Channel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X