Di sepanjang jalan hanya ada beberapa warung kecil yang menyediakan tempat istirahat bagi para pengendara. Hal ini menambah kesan terisolasi dan angker dari jalur tersebut.
Sejarah Kelam dan Kisah Begal
Selain kisah mistis, jalur ini juga memiliki sejarah kelam sebagai daerah rawan begal. Sebelum jalur ini ditata dengan lebih baik seperti sekarang, para pengendara kerap menjadi korban tindak kriminal.
Banyak kasus perampokan yang terjadi di sepanjang jalan ini, sehingga menambah keangkeran dan reputasi buruk jalur tersebut.
Hingga kini, jalur yang membentang dari Situbondo hingga Banyuwangi ini tetap menyimpan cerita mistis dan sejarah kelam di balik keindahan alamnya.
Wisatawan yang melintasi jalur ini menuju Taman Nasional Baluran atau Pulau Bali seringkali penasaran dengan cerita yang menyelimuti setiap kilometer perjalanan mereka.
Bagi yang tertarik dengan sejarah dan misteri, jalur ini bukan hanya sekadar lintasan, tetapi juga merupakan bagian dari perjalanan sejarah Indonesia yang masih menyisakan tanda tanya hingga kini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Tidak Hanya Dongeng Belaka! Inilah Bukti Kerajaan Majapahit Pernah Menguasai Pulau Sumatera
Asia Tenggara Ada di Genggamannya! Cuma Balaputradewa yang Bisa Bawa Kerajaan Sriwijaya Sampai…
Jejak Kerajaan Majapahit di Gunung Bromo, Ada Desa Tempat Suci yang Dihuni Abdi Dewata Sejak Zaman Hayam Wuruk?
Jadi Peradaban Kuno di Kalimantan, Ternyata Kerajaan Ini yang Paling Tua: Bukan Kutai Kartanegara!
Misteri Temuan Artefak Kerajaan Majapahit di Situs Keputren, Benarkah Mengungkap Jejak Sejarah Pleret yang Tersembunyi?