Minggu, 19 Juli 2026

Benarkah Komunis Itu Jahat? Inilah Alasan di Balik Masyarakat Indonesia yang Sangat Membenci PKI

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 6 Juli 2024 | 15:36 WIB
Ilustrasi: Partai Komunis Indonesia (PKI).   (X @andriandinoraa)
Ilustrasi: Partai Komunis Indonesia (PKI). (X @andriandinoraa)

SketsaNusantara.id - Pemilu pertama Indonesia pada tahun 1955 mencatat sejarah yang mengejutkan: Partai Komunis Indonesia (PKI) berhasil meraih posisi keempat.

Keberhasilan ini sangat mengejutkan dan dianggap mustahil.

Mengingat tujuh tahun sebelumnya, pada tahun 1948, PKI mengalami penindasan berat, pendukungnya ditumpas, dan citra mereka hancur karena dicap sebagai pemberontak.

Baca Juga: Kisah Harta Karun Presiden Soekarno yang Penuh Kontroversi, Ada Hubunganya dengan Amerika Serikat?

Namun, pada pemilu 1955, PKI berhasil meraih suara signifikan dan memperoleh kursi kuat di parlemen, menjadi partai politik paling solid dan terkoordinir di Indonesia.

Jika pemilu diadakan kembali dalam waktu dekat, banyak yang percaya PKI akan kembali memenangkan pemilu, seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube guru gembul.

Mereka memiliki dukungan kuat dari berbagai lapisan masyarakat, dari akar rumput hingga elit politik.

Baca Juga: Prabowo Beri Tanggapan Lucu Soal Desain Jersey Tim Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024: Saya Kira...

PKI dikenal dengan kebijakan populisnya, seperti membagikan tanah kepada rakyat, membangun saluran irigasi untuk petani, dan mendukung hak-hak buruh.

Mereka juga aktif dalam bidang pendidikan dan media massa, serta memiliki pengaruh signifikan di kalangan militer, termasuk Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

Namun, keberhasilan PKI tidak lepas dari adanya musuh-musuh kuat.

Baca Juga: Soroti Wawancara Polda Sumbar dengan Keluarga Mendiang Afif Maulana, Netizen: Harus Lapor Siapa?

Angkatan Darat membenci PKI karena dianggap sebagai kelompok internasionalis yang berpotensi menyerahkan Indonesia kepada Soviet.

Negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat dan Inggris, khawatir Indonesia akan menjadi negara komunis yang menguntungkan musuh besar mereka.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube Guru Gembul

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X