Keberadaan stupa di Candi Plaosan menjadi salah satu ciri candi bercorak Budha.
Candi Plaosan yang dihias dengan stupa ini juga memiliki arca Boddihisattva dalam relung candinya.
Sementara keberadaan candi pendamping dan atap ratna adalah ciri khas candi Hindu.
Candi Plaosan juga memiliki beberapa relief yang membuat capnya sebagai tanda cinta Rakai Pikatan pada Pramodhawardhani kian kuat.
Pada dinding candi induk selatan, terdapat relief yang menggambarkan tokoh laki-laki.
Relief ini diyakini sebagai bentuk kekaguman Pramodhawardhani pada sang suami.
Sebaliknya, di candi bagian utara terdapat relief yang menggambarkan sosok perempuan.
Relief tersebut diduga sebagai luapan kekaguman Rakai Pikatan dengan sang istri.
Candi Plaosan juga tak hanya dikenal sebagai ‘candi asmara’ antara Rakai Pikatan-Pramodhawardhani.
Candi yang berada di Desa Bugisan, Prambanan, Klaten ini juga disebut-sebut sebagai lambang loyalitas dan keharmonisan 2 agama.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Jomblo Wajib ke Sini! Candi Plaosan, Bukti Romantisme Cinta Mpu Manuku dari Dinasti Sanjaya kepada Istri, Pramodhawardhani
Inilah Kisah di Balik Candi Merak yang Tersembunyi di Daerah Klaten, Tak Terkenal namun...
Dibangun Pada Abad ke-9, Inilah Candi Gunung Sari Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno di Magelang
Terdapat 4 Patung Singa yang Mirip corak Hindu, Inilah Candi Ngawen di Magelang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Ditemukan Sekitar Tahun 1813, Inilah Candi Sojiwan di Klaten yang Dibangun sebagai Penghormatan dari Raja Dyah Balitung
Pernikahan Beda Agama Pemersatu Kerajaan Mataram Kuno, Kisah Cinta yang Diabadikan dalam Candi Plaosan di Klaten