Senin, 20 Juli 2026

Ada 3 Kerajaan Pegunungan Berapi di Kepulauan Sunda Kecil, Jejak Kejayaan Adonara Keturunan Sedo Lepan

Photo Author
Alvin Septia Wijaya, Sketsa Nusantara
- Senin, 9 September 2024 | 17:30 WIB
Sejarah Kerajaan Adonana hingga suku asli yang menempati Pulau Adonara Nusa Tenggara Timur. (Instagram/@simpasionstitute)
Sejarah Kerajaan Adonana hingga suku asli yang menempati Pulau Adonara Nusa Tenggara Timur. (Instagram/@simpasionstitute)

2. Kerajaan Libu Kliha

Kerajaan Libu Kliha merupakan kerajaan paling luas dan meliputi seluruh Adonara selatan.

Kerajaan ini baru ditundukkan oleh Semara dari suku Korebima dan tentara Meo Timor dari Amarasi atas bantuan Kapitan Adonara Sarabiti Kota Kaya dan Sarabiti Lawe dari kedang dalam peristiwa perang Oha belone.

Peristiwa Oha Belone diakibatkan dari orang Libu Kaliha yang membunuh Raja Adonara Begu Ama.

Baca Juga: Kini Jadi Sentra Produsen Ciu! Desa di Jawa Tengah Ini Menyimpan Kisah Keturunan Kerajaan Majapahit, Bikin Takjub Ratu Surakarta Karena Gemerlapnya

3. Kerajaan Lian Lolon

Kerajaan Lian Lolon mula-mula ditempati oleh suku Nepalolon, tetapi kekuasaan Kerajaan Luan Lolon kemudian beralih ke tangan Engga adik Raja Igo Larantuka.

Daerah kekuasaan Kerajaan Lian Lolon dinamakan wilayah Paji Sebagai suatu imbangan terhadap daerah Demon yaitu daerah kekuasaan Raja Igo Larantuka.

Diketahui Engga menurunkan suku Lewobelen yang menetap di Desa Adonara untuk menjadi Raja dan Kapitan Adonara.

Baca Juga: Peninggalan Jejak Kerajaan Majapahit Nyempil di Pulau Dewata! Pura Ala Jatim di Bali ini Punya Cerita dari Sosok Gajah Mada

Tentang suku asli yang mendiami Adonara berikut ini penjelasannya.

Suku Asli Adonara diketahui merupakan keturunan dari seorang wanita bernama Sedo Lepan.

Sedo Lepan digambarkan sebagai manusia primitif bergender wanita yang menghuni pertama kali Pulau Adonara.

Secara genealogis, orang-orang di Adonara lahir dari satu rahim leluhur yang sama yakni Sedo Lepan.

Lalu Sedo Lepan melahirkan seorang anak perempuan bernama Kewae Sedo Bolen.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X