SketsaNusantara.id - Di sudut provinsi Jambi, tersembunyi sebuah kisah sejarah peradaban yang tak boleh pudar dari ingatan: Kesultanan Jambi.
Kesultanan Melayu Islam ini berdiri kokoh sejak tahun 1460, di tengah hutan lebat dan perairan yang mengelilingi Jambi.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TaksakaSeta, berawal dari Datuk Paduko Berhalo dan Putri Selaras Pinangmasak, kerajaan ini tumbuh menjadi kekuatan yang disegani di Nusantara.
Baca Juga: Pemandian Tak Pernah Kering, Candi Umbul di Magelang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Namun, titik balik besar terjadi pada tahun 1615 ketika seorang pangeran dari Kedah naik takhta dan bergelar Sultan Abdul Kahar.
Di bawah kepemimpinannya, Kesultanan Jambi menjelma menjadi magnet kekuatan baru.
Pada tahun 1616, Pelabuhan Jambi melesat menjadi pelabuhan terkaya kedua di Sumatera, hanya tertinggal dari Aceh.
Baca Juga: Lokasi Kerajaan Tertua di Nusantara Ini Menjadi Kawasan IKN, Seperti Menghidupkan Kejayaan Masa Lalu
Puncaknya, pada tahun 1670, Jambi mampu berdiri sejajar dengan kerajaan-kerajaan besar seperti Johor dan Palembang.
Kesultanan ini mencatatkan namanya dalam sejarah melalui perdagangan lada yang menguntungkan.
Sejak pertengahan abad ke-16, penguasa Jambi merajut hubungan dagang dengan bangsa Portugis, Inggris, Belanda, serta pedagang dari Tiongkok, Melayu, Makassar, dan Jawa.
Berkat monopoli perdagangan lada yang cerdik, Kesultanan Jambi menikmati kemakmuran luar biasa, dengan kebijakan ekspor yang bijaksana menambah pundi-pundi kekayaan.
Artikel Terkait
Warisan Kerajaan Kutai Kartanegara, Museum Mulawarman Jadi Narator Jejak Sejarah Peradaban Kaltim Masa Lampau
Misteri Hilangnya Istana Kerajaan Majapahit yang Masih Menjadi Teka-teki Besar dan Tak Terpecahkan
Mengenal Keunikan Candi Dieng Banjarnegara, Peninggalan Kerajaan Kalingga yang Konon Merupakan Candi Paling Tua di Indonesia
Menguak Rahasia Batu Melingkar Tasikmalaya Jejak Kerajaan Galuh Purba dan Kemunculan Frekuensi Misterius dari Peradaban Masa Lalu
Inilah Candi Jawi Peninggalan Kerajaan Singasari yang Dibangun pada Abad ke-13 di Masa Pemerintahan Raja Kertanegara