SketsaNusantara.id - Tasikmalaya kembali menarik perhatian publik dengan penemuan sebuah situs batu melingkar yang memancarkan frekuensi unik di Desa Jahiang. Dikenal dengan sebutan "circle stone."
Batu melingkar ini mengejutkan banyak pihak setelah penelitian oleh Telkom Tasikmalaya menunjukkan bahwa batu tersebut dapat memperkuat sinyal HT dan ponsel.
Temuan ini mengundang beragam spekulasi mengenai asal usul dan fungsi batu melingkar ini.
Penelitian intensif yang dilakukan oleh Telkom Tasikmalaya menegaskan bahwa batu melingkar tersebut memang mengeluarkan frekuensi yang dapat memperkuat sinyal elektronik.
Keberadaan frekuensi ini menimbulkan pertanyaan mendalam mengenai bagaimana dan mengapa batu-batu ini dibangun oleh nenek moyang di daerah tersebut.
Berbagai teori mulai bermunculan, ada yang menghubungkannya dengan fenomena alam, ada pula yang menduga adanya teknologi kuno yang belum terungkap sepenuhnya.
Profesor Dr. Agus Aris Munandar, seorang ahli arkeologi dan sejarah dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Angelick Vaulina, mengungkapkan bahwa situs batu melingkar di Jahiang bukan berasal dari era prasejarah, melainkan dibangun sekitar abad ke-13 hingga ke-15 Masehi.
Pada masa itu, wilayah ini berada di bawah pengaruh Kerajaan Galuh Purba, sebuah kerajaan besar di tatar Sunda kuno.
Menurut Profesor Munandar, masyarakat Sunda kuno tidak membangun candi besar sebagai tempat pemujaan seperti di wilayah lain di Nusantara, melainkan membangun bangunan sederhana seperti circle stone yang berfungsi sebagai simbol spiritual.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Istana Kerajaan Majapahit yang Masih Menjadi Teka-teki Besar dan Tak Terpecahkan
Lingkaran batu ini disusun dengan orientasi tertentu sesuai arah mata angin yang memiliki makna simbolik yang dalam bagi masyarakat Sunda kuno.
Arah selatan melambangkan akhir kehidupan, arah barat sebagai tempat meditasi dan refleksi spiritual, dan arah timur sebagai lokasi upacara pemujaan kerajaan.
Artikel Terkait
4 Kisah Unik Kolam Segaran Warisan Kerajaan Majapahit di Trowulan, Konon Banyak Ditemukan Peralatan Makan dari Emas
Mengenal Candi Kidal di Malang, Peninggalan Kerajaan Singosari yang Dibangun untuk Penghormatan atas Jasa Besar Anusapati
Mengenal Candi Jago di Malang, Peninggalan Kerajaan Singasari yang Dibangun Sekitar Abad ke-13 Masehi
Fakta Unik di Balik Kemegahan Masjid Agung Banten, Peninggalan Kerajaan Banten yang Masih Kokoh Berdiri hingga Sekarang
Mengulik Candi Brahu di Mojokerto yang Sudah Ada Sebelum Kerajaan Majapahit Berdiri dan Didirikan oleh Empu Sindok