Jumat, 3 Juli 2026

Inilah Candi Jawi Peninggalan Kerajaan Singasari yang Dibangun pada Abad ke-13 di Masa Pemerintahan Raja Kertanegara

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 September 2024 | 08:15 WIB
Candi Jawi Peninggalan Kerajaan Singasari. (alwaysfresh.pasuruankab.go.id))
Candi Jawi Peninggalan Kerajaan Singasari. (alwaysfresh.pasuruankab.go.id))

 

SketsaNusantara.id – Kerajaan Singasari adalah kerajaan Hindu-Buddha yang berpusat di Malang, Jawa Timur dan dulunya bernama Tumapel.

Kerajaan Singasari pertama kali dibangun oleh Ken Arok antara tahun 1222-1292 dan kerajaan ini memiliki banyak peninggalan sejarah yang tersebar di Malang dan sekitarnya.

Termasuk juga daerah Pasuruan, terdapat salah satu peninggalan Kerajaan Singasari yang patut untuk dipelajari.

Baca Juga: Mengenal Keunikan Candi Dieng Banjarnegara, Peninggalan Kerajaan Kalingga yang Konon Merupakan Candi Paling Tua di Indonesia

Peninggalan kerajaan Singasari tersebut ialah Candi Jawi yang konon dibangun pada pada abad ke-13 atau sekitar tahun 1300 Masehi untuk tempat suci atau pemujaan dan merupakan penyimpanan abu dari Raja Kertanegara.

Dilansir dari laman pasuruankab.go.id oleh SketsaNusantara.id, Candi Jawi berlokasi di Candiwates, Kecamatan Prigen, Pasuruan.

Candi ini memiliki perpaduan antara Hindu-Buddha yang bagian puncaknya berbentuk stupa dan berdiri di atas lahan dengan luas 40x60 meter persegi.

Baca Juga: Sejarah Candi Mendut Magelang Sebagai Peninggalan Dinasti Syailendra, Ternyata Reliefnya Menggambarkan Ini...

Di sekelilingnya terdapat pagar batu bata dan bentuk Candi berkaki Siwa, berpundak Buddha dengan tinggi sekitar 24,5 meter dan panjang 14,2 meter serta lebar 9,5 meter.

Bangunan ini juga dikelilingi oleh parit yang dihiasi oleh bunga teratai.

Candi Jawi ini konon sengaja dibangun oleh Raja Kertanegara jauh dari pusat Singasari karena dulunya banyak pengikut ajaran Siwa-Buddha yang kuat dan rakyat yang setia.

Baca Juga: Mengenal Candi Kidal di Malang, Peninggalan Kerajaan Singosari yang Dibangun untuk Penghormatan atas Jasa Besar Anusapati

Candi ini tentunya memiliki relief yang memiliki sebuah cerita. Namun, sayangnya belum bisa dibaca karena pahatannya terlalu tipis.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: pasuruankab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X