Minggu, 19 Juli 2026

Inilah Candi Bajang Ratu Peninggalan Kerajaan Majapahit, Terdapat Relief Cerita Peruwatan Lokasinya di…

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 September 2024 | 09:00 WIB
Candi Bajang Ratu. (Youtube.com/DOLAN SEJARAH)
Candi Bajang Ratu. (Youtube.com/DOLAN SEJARAH)

SketsaNusantara.id – Indonesia memiliki jejak peninggalan dari berbagai kerjaan agama Hindu, Buddha, dan Islam yang tersebar di Indonesia.

Salah satunya adalah Kerajaan Majapahit yang didiran sekitar tahun 1293 oleh Raden Wijaya, Kerajaan Majapahit mengalami puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk dengan Mahapatih Gajah Mada.

Kerajaan Majapahit memiliki banyak peninggalan sejarah, khususnya di daerah Jawa Timur dan di antara banyaknya peninggalan tersebut adalah candi.

Baca Juga: Takdirnya Terlupakan! Dari Era Majapahit Hingga PKI, Inilah Sejarah Kelam Keberadaan Candi Deres di Jember

Peninggalan candi dari Kerajaan Majapahit yang terkenal adalah Candi Tikus, Candi Penataran, Candi Sukuh, hingga Candi Bajang Ratu.

Kali ini, SketsaNusantara.id akan membahas Candi Bajang Ratu yang dilansir dari website pariwisata.mojokertokab.go.id. Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di daerah Mojokerto.

Candi Bajang Ratu dikenal sebagai Gapura Bajang Ratu adalah sebuah situs peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Baca Juga: Peninggalan Kerajaan Kalingga Paling Unik di Jepara, Candi Angin dengan Segudang Misteri, Batu Terbang Sendiri?

Fungsi dari candi ini adalah untuk menghormati Jayanegara dan di candi ini terdapat relief Sri Tanjung yang terdapat di bagian kaki gapura yang menceritakan peruwatan.

Tak hanya di Candi Bajang Ratu, diketahui juga ditemukan di Candi Surawana dan juga diduga dibangun berkaitan dengan wafatnya Bhre Wengker.

Candi Bajang Ratu juga dibangun untuk menjadi pintu masuk ke bangunan suci untuk memperingati kematian Jayanegara.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Editor: Boy Nugroho

Sumber: mojokertokab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X