5. Inggris (1811-1816)
Setelah mengalahkan Prancis, Inggris menguasai Pulau Jawa di bawah kepemimpinan Sir Stamford Raffles.
Inggris membawa sejumlah reformasi, termasuk menghapus monopoli dan perbudakan.
Namun, konflik Eropa menyebabkan Inggris harus menyerahkan kembali Indonesia kepada Belanda melalui perjanjian pada tahun 1816.
6. Jepang (1942-1945)
Jepang memasuki Indonesia dengan janji dukungan terhadap kemerdekaan, namun segera menunjukkan wajah otoriter dengan sistem kerja paksa atau romusha yang sangat menyiksa.
Jepang, yang terlibat dalam Perang Dunia II, akhirnya kalah dan menyerah pada 15 Agustus 1945, membuka jalan bagi Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan.
Meskipun menghadapi berbagai penjajahan, rakyat Indonesia dari Sabang hingga Merauke bersatu untuk merebut kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Kini, tanggung jawab kita adalah menjaga kemerdekaan ini dengan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan melestarikan persatuan di antara seluruh rakyat Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Sejarah Karnaval Sound System, Hiburan yang Kerap Meresahkan, Pernah Viral di Malang hingga Pati
Sejarah Minuman Khas Betawi, Bir Pletok: Tidak Memabukkan, Namun Manfaatnya Bukan Kaleng-Kaleng
Bukan Wali Songo! Ada 3 Teori Sejarah Masuknya Agama Islam ke Wilayah Nusantara, Mana yang Benar?
Mengenal Sosok Djiauw Kie Siong, Pemilik Rumah Proklamasi Rengasdengklok yang Jadi Saksi Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Intip Sejarah Peninggalan Benda Sakti dari Blitar, Sampai Bisa Taklukkan Bencana Alam! Ada Khodam Apa di Dalamnya?
Dugaan Larangan Jilbab pada Paskibraka 2024 Tuai Kontroversi: Ini Sejarah Perjalanan Hijab di Indonesia