SketsaNusantara.id - Lagu Indonesia Raya yang merupakan ciptaan Wage Rudolf (WR) Supratman pada awalnya merupakan lagu yang terdiri dari 3 stanza.
Namun yang selama ini sering kita dengar atau kita nyanyikan saat upacara bendera hanya yang 1 Stanza saja.
Pada dasarnya lagu kebangsaan Indonesia Raya memiliki 3 stanza atau 3 baris lirik yang berbeda-beda seperti dilansir SketsaNusantara.id dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id.
Stanza dalam konteks lagu merujuk pada bagian atau bait dari lirik lagu. Setiap stanza biasanya terdiri dari beberapa baris yang menyampaikan ide, tema, atau emosi tertentu.
Lagu Indonesia Raya sendiri sebenarnya terdiri dari 3 stanza, namun hanya 1 stanza yang sering dinyanyikan dalam upacara bendera atau berbagai acara resmi.
Rupanya hal ini diputuskan pada tahun 1945, setelah proklamasi kemerdekaan, pemerintah Indonesia memutuskan untuk hanya menyanyikan satu stanza dari lagu ini.
Baca Juga: Profil dr. Dario Turk, Sp.OG, Ketua Harian Yayasan WR Soepratman dan Cicit Menantu dari Sang Maestro
Keputusan ini diambil untuk menjaga kesederhanaan dan konsistensi dalam pelaksanaan upacara resmi, seperti upacara bendera di sekolah dan acara kenegaraan lainnya .
Hal ini sesuai dengan pertimbangan bahwa Stanza 1 atau pertama dari "Indonesia Raya" sudah mencakup esensi dan semangat kebangsaan yang ingin disampaikan, sehingga dianggap cukup untuk mewakili keseluruhan lagu.
Berikut ini Lagu Indonesia Raya dengan 3 Stanza:
• Indonesia Raya Stanza 1
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Artikel Terkait
Menelisik Sejarah Nasi Kuning yang Sering Dihidangkan saat Perayaan Spesial, Ternyata Warnanya Mempunyai Makna Begini...
Tragedi Bultiken 1964: Sejarah Berdarah Kesultanan Bulungan, Dalangnya dari Tentara Nasional?
Menyusuri Jejak Sejarah di Rumah Karesidenan Kedu yang Jadi Saksi Bisu Penangkapan Pangeran Diponegoro, Bahkan Bekas Amarahnya Masih Ada?
Menelusuri Jejak Sejarah dan Misteri Singgasana Kesultanan Banten, Ternyata Bukan Istana Pertama Sultan?
Mengenal Sosok Djiauw Kie Siong, Pemilik Rumah Proklamasi Rengasdengklok yang Jadi Saksi Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Intip Sejarah Peninggalan Benda Sakti dari Blitar, Sampai Bisa Taklukkan Bencana Alam! Ada Khodam Apa di Dalamnya?