Kamis, 4 Juni 2026

Mengenal Tari Srimpi Pramugari, Tarian Simbol Perlawanan Sultan Hamengkubuwono I Melawan Penjajah

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 21:52 WIB
Tari Srimpi Pramugari di Keraton Yogyakarta  (Tiktok @Heritage Date)
Tari Srimpi Pramugari di Keraton Yogyakarta (Tiktok @Heritage Date)

SketsaNusantara.id - Salah satu tarian yang kerap ditunjukkan di Keraton Yogyakarta pada acara Uyon-Uyon Keraton adalah Tari Srimpi Pramugari.

Acara Uyon-Uyon di Keraton Yogyakarta ini biasanya dipertunjukkan di Bangsal Kesatrian di Keraton Yogyakarta.

Seperti SketsaNusantara.id dari akun Tiktok @Heritage date, Tari Srimpi Pramugari akan dibuka dengan gending-gending pembuka yang indah.

Baca Juga: Candi Ratu Boko Yogyakarta: Kisah Istana Ayahanda Roro Jonggrang, Rahasia dan Keindahan yang Penuh Misteri

Lalu akan muncul musik drumband keluar kemudian akan berkumandang juga musik gamelan yang dipadukan dengan brassband.

Mengalunnya irama musik brassband tersebut menandakan penari akan keluar dari bangsal.

Dengan anggun empat penari muda dan cantik-cantik akan keluar diiringi musik serta wanita-wanita pengiringnya.

Tari yang dibawakan merupakan Tari Srimpi Pramugari yang dimainkan 4 orang wanita.

Baca Juga: Purna Usai 82 Tahun, Sisi Unik Keraton Yogyakarta, Punya 2 Abdi Dalem yang Tingkahnya Undang Gelak Tawa, Siapa?

Tari Srimpi Pramugari ini konon mengisahkan perjalanan Mangkubumi (Sultan Hamengkubuwono I) ke pesisir utara dalam perjuangan menentang kompeni.

Tari Srimpi ini konon juga merupakan tarian simbol perlawanan rakyat dan Sri Sultan Hamengkubuwono I terhadap penjajah.

Untuk itulah ada pemandangan menarik, penari wanita yang cantik-cantik tersebut menari sambil membawa pisto ditangannya.

Mereka juga menari dengan gerakan luwes namun juga tegas serta dibarengi bunyi tembakan dari pistol yang ditembakkan oleh penari-penari tersebut.

Baca Juga: Mengenal Ki Ageng Suryomentaram, Pangeran Kesultanan Yogyakarta yang Lebih Memilih Jadi Orang Biasa, Seorang Ahli Filsuf?

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Tiktok @Heritage Date

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X