Kamis, 4 Juni 2026

Beginilah Sejarah Kemunculan Perkedel dalam Hidangan Khas Masyarakat Indonesia, Awal Bahan Utamanya Bukan Kentang?

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Selasa, 30 Juli 2024 | 10:00 WIB
Sejarah Perkedel Kentang.  (Instagram @iyanimp3)
Sejarah Perkedel Kentang. (Instagram @iyanimp3)

SketsaNusantara.id - Perkedel atau Bergedel bukanlah makanan yang asing bagi masyarakat Indonesia karena mudah dijumpai di berbagai daerah.

Perkedel barasal dari bahasa Belanda yakni "Frikadeller" atau "Frikadel" yang mempunyai arti daging cincang atau daging giling yang dipadatkan kemudian digoreng.

Asal kata perkedel sudah menunjukkan bahwa sajian ini berasal dan diperkenalkan dari makanan orang-orang Belanda.

Baca Juga: Arti Blencong dalam Pagelaran Wayang Kulit, Jadi Salah Satu Komponen yang Penting dan Wajib

Pelafalan "Frikadel" yang sulit diucapkan oleh orang-orang lokal di Indonesia yang menyebabkan namanya diganti menjadi perkedel atau bergedel dan bisa kita kenali sampai sekarang.

Pada awalnya, bahan utama untuk membuat frikadel atau perkedel yang dibawa orang Belanda memang menggunakan daging sapi atau babi yang dicincang atau digiling berdasarkan kanal youtube @INDOKU TV, dilansir oleh SketsaNusantara.id.

Masyarakat lokal yang ingin makan sajian pada masa pendudukan Belanda dulu hanya sedikit dan terbatas, karena harga daging-daging tersebut sangat mahal.

Baca Juga: Bagaimana Awal Munculnya Bubur Sumsum? Mengenal Hidangan Manis Khas Indonesia Sebagai Bentuk Kesederhanaan dari Zaman Penjajahan

Hal tersebut yang menyebabkan masyarakat Indonesia memikirkan ide lainnya yakni memodifikasi perkedel dan mengganti bahan utamanya dengan menambahkan kentang yang dihaluskan.

Kebetulan pada masa itu, hasil bumi yang mudah ditemukan dan harganya yang murah adalah kentang. Akhirnya kentang dijadikan bahan utama untuk membuat perkedel.

Saat ini, masyarakat Indonesia membuat perkedel juga lebih banyak menggunakan kentang daripada daging. Ada yang ditambahkan dengan daging cincang dan ada pula yang tidak menggunakannya sama sekali.

Baca Juga: 5 Restoran Gudeg Paling Populer di Yogyakarta, Ternyata Kuliner Khas Jogja Ini Punya Tiga Jenis Varian Berbeda, Apa Saja?

Kentang dalam pembuatan frikadel biasanya akan digoreng atau direbuss terlebih dahulu sebelum dilumatkan.

Ternyata, kentang yang direbus jauh lebih susah untuk dilekatkan karena banyaknya kandungan air didalamnya.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: Youtube Indoku TV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X