Minggu, 19 Juli 2026

Arti Blencong dalam Pagelaran Wayang Kulit, Jadi Salah Satu Komponen yang Penting dan Wajib

Photo Author
Alvin Septia Wijaya, Sketsa Nusantara
- Selasa, 30 Juli 2024 | 08:47 WIB
Blencong geni untuk pagelaran wayang kulit. (Doc.Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. )
Blencong geni untuk pagelaran wayang kulit. (Doc.Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. )

 

SketsaNusantara.id - Pertunjukan wayang kulit di zaman dahulu menjadi hal yang menarik untuk dilihat dan disimak.

Kebudayaan wayang kulit ini tumbuh berkembang dalam masyarakat Nusantara terutama di Pulau Jawa maupun Bali.

Sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari laman indonesia.go.id, wayang merupakan warisan budaya Indonesia yang bernilai tinggi, karena menampilkan sebuah seni kriya, dan penggabungan dari sastra, seni musik, sampai seni rupa.

Baca Juga: Bagaimana Awal Munculnya Bubur Sumsum? Mengenal Hidangan Manis Khas Indonesia Sebagai Bentuk Kesederhanaan dari Zaman Penjajahan

Wayang kulit juga bahkan tercatat dan diakui UNESCO sebagai World Master Piece of Oral and Intangible Heritage of Humanity, pada 7 November 2003.

Asal-usul nama wayang yakni diketahui berasal dari ‘Ma Hyang’ yang berarti menuju kepada roh spiritual, para dewa, atau sang kuasa. 

Dalam setiap pertunjukan wayang kulit, terdapat peralatan utama maupun penunjang yang digunakan untuk memperlancar jalannya pentas, tujuannya tak lain untuk menampilkan pagelaran cerita wayang kulit yang bagus.

Baca Juga: Apa Makna Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkar? Salah Satu Pitutur Penuh Filosofis dan Kedamaian dari Sunan Kalijaga

Salah satu peralatan utama yang tidak bisa terlewatkan dalan pertunjukan wayang kulit adalah blencong.

SketsaNusantara.id mengutip dari laman budaya.jogjaprov.go.id, blencong merupakan sumber cahaya berbentuk lampu minyak sebagai penerangan dalam pagelaran wayang kulit.

Blencong memiliki fungsi untuk menangkap wayang kulit yang akan menimbulkan bayangan pada tirai kain putih atau yang disebut kelir.

Baca Juga: Gencar Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024, KPU Kabupaten Banyuwangi Ingatkan untuk Tidak Golput pada 27 November 2024

Peralatan satu ini memiliki berbagai macam bentuk yang meliputi burung Jatayu hingga bentuk celengan dengan sayap kiri dan kanan.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X