SketsaNusantara.id - Pernah memperhatikan kenapa ada beberapa karakter wayang kulit yang digambarkan berwarna hitam?
Contoh paling mencolok adalah para punakawan yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.
Mungkin saja ada yang beralasan karena mereka adalah para pelayan/hamba dari para ksatria, sehingga kulitnya digambarkan gelap atau hitam.
Baca Juga: Desa Wayang Kulit di Jawa Tengah, Ada Ciri Khas dari Kulit yang Digunakan
Pendapat tersebut tentu saja tidak tepat. Sebabnya, lihat saja pada beberapa karakter jagoan dan suci seperti Prabu Kresna atau Arjuna.
Ya, dua karakter tersebut digambarkan berwarna hitam. Sosok Arjuna yang kerap disebut sebagai wayang tertampan justru dilukis dengan wajah bertinta hitam.
Sedangkan Prabu Kresa yang populer sebagai titisan Dewa Wisnu keseluruhan kulit tubuhnya berwarna hitam.
Sampai-sampai ia sering diledek Brotoseno dengan panggilan "Jaliteng" yang merujuk pada jangkri berwarna hitam.
Lalu, apa sebenarnya makna dari warna hitam dari karakter-karakter tadi?
"Hitam sudah menep (mengendap, red), bijaksana, ujar Ustadz Salim A. Fillah, dikutip SketsaNusantara.id dari video YouTube Salim A. Fillah, yang diunggah 6 November 2020.
Baca Juga: 7 Hal yang Membuat Wayang Kulit Jadi Puncak Budaya Jawa Adiluhung, Bukan Sekadar Seni Pertunjukan
Maksudnya, warna hitam pada karakter-karakter tersebut menggambarkan kebijaksanaan mendalam.
Makna tersebut sangat menjelaskan kenapa para punakawan digambarkan berwarna hitam karena sesuai ajaran dakwah lewat wayang kulit oleh Sunan Kalijaga, Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong merupakan simbol-simbol substantif dari ajaran Islam.
Artikel Terkait
Beginilah Cara Orang Jawa Berkomunikasi tanpa Timbulkan Konflik, Jadi Metode Dakwah Islam lewat Wayang Kulit
Makna 2 Buto atau Raksasa di Gunungan Wayang Kulit, Penjaga Gerbang Ketauhidan
Arti Gambar Kerbau dan Harimau dalam Gunungan Wayang Kulit, Ada Kaitannya dengan Mimpi Nabi Muhammad Sebelum Perang Uhud
Kenapa Ada Banaspati dan Monyet di Pohon Tauhid Gunungan Wayang Kulit? Inilah Bukti Kecanggihan Dakwah Wali Songo di Nusantara
Dakwah Wali Songo Tergantung pada 4 Tokoh Wayang Kulit ini, Gambaran Para Nabi dan Rasul yang Sering Diremehkan