Kamis, 4 Juni 2026

Inilah Peran Kapitan Jonker dalam Penangkapan Pangeran Trunojoyo di Jawa Timur, Ternyata Panglima Maluku itu Punya Strategi Unik Ini...

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Kamis, 25 Juli 2024 | 18:30 WIB
Lukisan Pangeran Trunojoyo Dibunuh oleh Amangkurat II dengan Keris Setelah Berhasil Ditangkap oleh Kapitan Jonker dan Pasukannya. (X.com/@sujokojiwo)
Lukisan Pangeran Trunojoyo Dibunuh oleh Amangkurat II dengan Keris Setelah Berhasil Ditangkap oleh Kapitan Jonker dan Pasukannya. (X.com/@sujokojiwo)

Akhirnya VOC mengirimkan pasukan untuk menangkap Pangeran Trunojoyo dan salah satu yang memimpinnya adalah Kapitan Jonker yang bertugas di wilayah darat.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube @QJF Official, saat itu, Kapitan Jonker memimpin pasukan besar yang terdiri dari orang Maluku, Makassar, Bugis, dan juga Mardijker.

Sebelum rencana untuk melakukan perang dengan Pangeran Trunojoyo, VOC menggunakan cara perdamaian untuk membujuknya agar menyerahkan diri baik-baik, namun tawaran itu ditolak.

Kapitan Jonker beserta pasukannya akhirnya dikirim dengan menyiapkan pasukan khusus dengan kekuatan 75 orang Ambon dibawah komando Panglima J.Couper.

Pertempuran berlangsung sengit hingga pasukan Trunojoyo harus menerima banyak kekalahan dan semakin terdesak di sekitar lereng Gunung Kelud.

Baca Juga: Kisah Persahabatan M Sroedji dan dr. Soebandi dalam Patung di Jalan Hayam Wuruk, 2 Pahlawan Jember yang Dibantai Belanda

Lambat laun, beberapa pasukan dari pihak Trunojoyo dibujuk oleh Kapitan Jonker untuk tetap tenang serta tidak melawan, hal itu ternyata berhasil dan mereka lebih memilih menyerah kepada Kapitan Jonker daripada menyerah pada Mataram.

Keadaan Pangeran Trunojoyo semakin sulit dan Kapitan Jonker terus mengepungnya hingga pada akhir Desember tahun 1679 dimana pangeran dan pasukannya itu menyerahkan diri.

Kapitan Jonkerpun membawa Pangeran Trunojoyo sebagai tawanan dan menyerahkannya kepada J.Couper tanpa menyakitinya sesuai dengan perjanjian.

Tetapi, Amangkurat II meminta Kapitan Jonker membawa Pangeran Trunojoyo ke hadapannya untuk dibunuh dengan keris di Payak pada 2 Januari tahun 1680.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube QJF Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X