SketsaNusantara.id- Kapitan Jonker adalah seorang tentara atau pasukan bayaran untuk pihak VOC dan dikenal mempunyai kecerdasan mumpuni dalam persoalan strategi militer.
Pihak VOC menggunakan jasa Kapitan Jonker beserta pasukannya dalam berbagai pertempuran dan akhirnya membuat Jonker ditempatkan di pusat militer yang pada masa itu ada di Batavia.
Selama di Batavia, Kapitan Jonker diangkat menjadi Vandrig VOC atau serdadu VOC dengan tujuan agar memudahkan koordinasi saat dibutuhkan dalam melawan musuh-musuh VOC.
Baca Juga: Cara Licik Belanda Menangkap Pangeran Diponegoro: Sampai Berpura-pura Lakukan Gencatan Senjata
Salah satu peperangan peperangan dengan Kapitan Jonker manjadi pemimpinnya adalah pendudukan dan Pemberontakan Trunojoyo di Jawa Timur.
Pemberontakan Trunojoyo diketahui berlangsung dalam kurun waktu 7 tahun lamanya yaitu dari tahun 1675 sampai 1682.
Pemberontakan yang dilakukan oleh Pangeran Trunojoyo dilatarbelakangi oleh pemerintahan Raja Mataram Islam Amangkurat I yang dinilai bertindak kejam dan sewenang-wenang kepada rakyatnya.
Selain itu, penyebab keduanya yaitu keluarga Pangeran Trunojoyo juga ikut menjadi korban kekejaman Amangkurat I, bahkan Ayahnya yaitu Raden Demang Mloyo Kusuma ikut terbunuh.
Pemberontakan yang diliputi oleh perjuangan melawan raja yang tiran serta dendam membara dalam diri Pangeran Trunojoyo, akhirnya ia berhasil menyerang Mataram Islam bersama Adipati Anom dan mengambil pusat kekuasaannya di Plered pada 2 Juli tahun 1677.
Amangkurat I diketahui melarikan diri dari kerajaan dan setelah itu Pangeran Trunojoyo menjarah harta milik keraton Mataram untuk dibawanya ke Kediri, Jawa Timur dan itu membuat Adipati Anom merasa tidak senang.
Adipati Anom akhirnya memilih melarikan diri dan menemui Ayahnya Amangkurat I dan nantinya ia meminta bantuan kepada VOC untuk menangkap Pangeran Trunojoyo.
Setelah Amangkurat I wafat, akhirnya Adipati Anom diangkat menjadi penerus dengan gelar Amangkurat II dan ia melakukann "Perjanjian Jepara" pada September tahun 1677 dengan isi bahwa Raja Mataram harus menyerahkan pesisir utara Jawa jika VOC mengalahkan Trunojoyo.
Artikel Terkait
Pesanggrahan Jenderal Ini Ada di Desa Rute Perang Gerilya, Nganjuk, Jadi Tempat Susun Strategi Lawan Belanda
Bura, Pahlawan Jember yang Mati Sadis di Tangan Belanda, Pendekar Bercelurit yang Kebal Senjata hingga Tak Punya Makam
Siapa M Sroedji? Inilah Sosok Pahlawan Jember yang Pernah Memimpin 5000 Prajurit hingga Jadi Musuh Nomor 1 Belanda
Mengenal Korfball, Olahraga Favorit Pahlawan Jember, Letkol M Sroedji, yang Jadi Cabor di PON 2024, Buatan Belanda?
Makam Belanda Cantik Sejak Tahun 1800an di Surabaya, Bak Pemakaman Eropa dengan Nisan yang Unik
Sukarni Pahlawan Terlupakan Kelahiran Blitar yang Dipenjara Pemerintahan Bung Karno, Waktu Kecil Sering Gelut dengan Anak-Anak Belanda
Bukti Telah Menang dari Sejarah, 10 Kekuatan Pasukan Elit Indonesia Ini Mengalahkan Tentara Belanda, Kok Bisa?