Minggu, 19 Juli 2026

Cara Licik Belanda Menangkap Pangeran Diponegoro: Sampai Berpura-pura Lakukan Gencatan Senjata

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Kamis, 25 Juli 2024 | 11:30 WIB
Lukisan ilustrasi cara licik Belanda menangkap Pangeran Diponegoro. (X @TeguhTatong)
Lukisan ilustrasi cara licik Belanda menangkap Pangeran Diponegoro. (X @TeguhTatong)

SketsaNusantara.id - Perang Diponegoro, yang juga dikenal sebagai Perang Jawa, adalah salah satu pemberontakan terbesar di Indonesia melawan penjajah Belanda.

Perang ini berlangsung selama lima tahun dan melibatkan seluruh kekuatan militer Belanda, namun tetap saja mereka kesulitan mengalahkan pasukan yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro.

Untuk mengatasi hal ini, Belanda menggunakan berbagai taktik licik guna meredam pergerakan sang pangeran yang terkenal tak kenal menyerah.

Baca Juga: Favorit Sultan Agung, Lemper Raksasa Jadi Simbol Upacara Adat Rebo Wekasan, Punya Makna Mendalam

Perang ini dimulai ketika Belanda memasang patok-patok di lahan milik Pangeran Diponegoro di Tegalrejo, seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube LINTASAN FAKTA.

Tindakan ini memicu kemarahan rakyat karena dianggap tidak menghormati adat istiadat setempat, sehingga memicu perlawanan besar-besaran.

Selama perang, Belanda menggunakan berbagai strategi, termasuk pertempuran terbuka dan taktik gerilya yang efektif dilakukan oleh pasukan Diponegoro.

Baca Juga: Pasukan Tulungan Pemburu Pangeran Diponegoro: Tentara Pengkhianat Rakyat yang Berasal dari Pribumi

Belanda mengerahkan berbagai jenis pasukan, termasuk infanteri, kavaleri, dan artileri.

Pertempuran sengit terjadi di berbagai desa dan kota di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Jalur logistik dibangun untuk mendukung pergerakan pasukan, sementara kurir mengirim informasi penting tentang kekuatan musuh.

Baca Juga: Inilah Makam Arung Palakka, Sosok yang Memperjuangkan Kemerdekaan Rakyat Bugis, Lokasinya di...

Pada puncak perang tahun 1827, Belanda mengerahkan lebih dari 23.000 serdadu, jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ini adalah perang pertama bagi Belanda yang melibatkan semua metode perang modern, termasuk taktik gerilya seperti hit and run dan penghadangan.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube LINTASAN FAKTA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X