Mereka tiba di Manado pada tanggal 3 Mei 1830 dan ditawan di Benteng New Amsterdam.
Pada tahun 1834, Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Makassar hingga wafatnya di Benteng Rotterdam pada tanggal 8 Januari 1855.
Perang Diponegoro menandai sebuah babak penting dalam sejarah perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajahan kolonial Belanda.***
Artikel Terkait
Siapa Mbah Sholeh Darat? Ini 5 Fakta Ulama Kelahiran Jepara Guru 3 Pahlawan Nasional, Termasuk RA Kartini
Mengulik Sejarah Masjid Luar Batang, Peninggalan Ulama Keturunan Rasulullah yang Jadi Saksi Bisu Perkembangan Islam di Jakarta
Siapa Sayuti Melik? Sosoknya Dikenal Sebagai Tokoh Paling Berjasa dalam Penyusunan Teks Proklamasi Kemerdekaan
Siapa Kyai Mojo Leluhur Duta Sheila On 7? Inilah Kisah Ulama Besar yang Berjasa dalam Ilmu Keagamaan dan Semangat Juang Melawan Penjajah
Siapa Habib Ahmad Bin Aqil Al Munawar? Ulama Besar Guru Kyai Sholeh Darat, Tokoh Penyebar Islam di Nusantara
Di Mana Makam Wali Gembyang? Ulama Hebat dalam Pusaran Sejarah Kendal yang Ucapannya Paling Ditakuti