Selain dipercaya sebagai ‘penjaga’ Kepulauan Karimunjawa dari gangguan-gangguan, kayu dari tanaman ini juga diyakini bisa mengobati sendang mondah atau panas sawan pada anak kecil.
Sementara dalam buku karangan HR Hutapea, Inventaris Tanaman Obat Indonesia terbitan Departemen Kesehatan RI, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, daun Dewadaru merupakan obat tradisional untuk mengobati mencret.
Tanaman Dewadaru juga memiliki wangi yang harum hingga sering dijadikan sebagai sarana untuk mencapai kesempurnaan para penggiat ilmu kanuragan.
Bahkan banyak yang menyakini Dewadaru memiliki khasiat spriritual seperti penambah kharisma dan pengusir gangguan gaib.
Nilai-nilai keramat tersebut juga melahirkan larangan bagi masyarakat dan pengunjung Kepulauan Karimunjawa.
Tanaman ini dilarang dibawa keluar dari Kepulauan Karimunjawa karena dapat mendatangkan musibah.***
Artikel Terkait
Kedai Kopi Tersembunyi Penuh Tanaman Langka, Sebenarnya Ada di tengah Kota Malang: Dijamin akan Betah
Gapura di Mojokerto Diapit 2 Pohon Beringin: Jadi Pintu Masuk Kediaman Gajah Mada?
Cerita Legenda Rakyat Jepara Masa Sunan Muria, Realistic Tales: Yuyu Nggotho dan Ular Lempe, Siap Bertemu?
Kisah Kecubung Tanaman Para Dewa, Dulu Dipakai Ritual Pelengkap Bertemu Tuhan Kini Jadi Pembawa Maut
Makam di Atas Bukit Dusun Bero Klaten Ada Pohon Keramat Dipercaya Jelmaan Abdi Raja Kediri Jayabaya, Tempat Cari Wangsit?
Dewandaru, Pohon Kekayaan di Gunung Kawi, Tumbuh dari Tongkat Pengawal Pangeran Diponegoro? Ternyata Ini Manfaatnya
Siapa Ratu Kalinyamat? Kisah Pahlawan Nasional Wanita Pemberani dari Jepara, Penakluk Portugis dalam Pertempuran...
Jasa-Jasa Ratu Kalinyamat, Sosok Pahlawan Nasional Perempuan dari Jepara yang Melawan Penjajahan Portugis