Minggu, 19 Juli 2026

Gapura di Mojokerto Diapit 2 Pohon Beringin: Jadi Pintu Masuk Kediaman Gajah Mada?

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 20:21 WIB
View Gapura Wringinlawang dari sisi barat  Sumber foto: Tangkap layar kebudayaan.kemdikbud.go.id/@BalaiPelestarianKebudayaanWilayahXI
View Gapura Wringinlawang dari sisi barat Sumber foto: Tangkap layar kebudayaan.kemdikbud.go.id/@BalaiPelestarianKebudayaanWilayahXI

SketsaNusantara.id - Siapa sih masyarakat Indonesia yang tidak kenal dengan kerajaan Majapahit, tentunya hampir seluruh lapisan masyarakat setidaknya pernah mendengarnya.

Meskipun telah runtuh semenjak berabad-abad silam, tetapi peninggalan Majapahit hingga saat ini masih terus menerus ditemukan.

Sebagian besar peninggalan Majapahit sendiri dapat ditemukan di Mojokerto, Jawa Timur, hal itu karena Mojokerto merupakan wilayah modern dari ibukota Majapahit di masa lalu.

Baca Juga: Gayatri Rajapatni, Si Bungsu Terkasih Putri Raja Kertanegara, Simbol Kekuatan Krusial Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit 

Mojokerto merupakan wilayah di Jawa Timur yang terkenal dengan peninggalan cagar budaya periode klasik masa kerajaan Majapahit.

Peninggalan masa kerajaan Majapahit sendiri dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Mojokerto khususnya di wilayah Kecamatan Trowulan.

Menemukan peninggalan Majapahit di Mojokerto tidaklah sulit, bahkan ketika sedang berkendara di Jalan Nasional Jombang-Mojokerto, maka dapat dijumpai sebuah gapura besar di tepi jalan.

Gapura itu adalah Gapura Wringinlawang yang berada tepat di tepi jalan sebelum memasuki daerah kota Mojokerto dari arah Jombang.

Baca Juga: Kena Prank Mertua, Kisah Ki Ageng Mangir, Keturunan Raja Majapahit yang Dibunuh Saudarai Sendiri 

Dilansir SketsaNusantara.id dari Dirjen Kebudayaan, Gapura Wringinlawang adalah sebuah struktur peninggalan Majapahit berupa gapura tidak beratap (gapura bentar).

Gapura Wringinlawang masuk dalam wilayah Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur.

Nama Wringinlawang sendiri merupakan nama yang diberikan oleh masyarakat sekitar dan bukan merupakan nama asli dari gapura ini.

Pada masa penjajahan Inggris nama gapura ini adalah Gapura Jati Paser, diambil dari nama wilayah tempat gapura ini yakni Desa Jatipasar.

Sekitar abad ke-20 M penamaan gapura berubah menjadi Wringinlawang karena terdapat dua buah pohon beringin yang mengapit gapura.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kemendikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X