Baca Juga: Mitos Puncak Gunung Lawu, Konon Jadi Tempat Pengasingan Prabu Majapahit Brawijaya V
3. Sawahlunto, Sumatera Barat
Dengan kepadatan 230 jiwa/km², Sawahlunto dikenal sebagai kota tambang yang bersejarah.
Selain kepadatannya yang rendah, kota ini juga memiliki berbagai situs peninggalan sejarah yang menarik untuk dikunjungi.
Baca Juga: Apa Hubungan Sunan Bayat dan Syekh Siti Jenar? Kisahnya yang Mengguncang Himpunan Wali Songo
4. Dumai, Riau
Dengan kepadatan 199 jiwa/km², Dumai adalah kota pelabuhan yang penting di Riau.
Meskipun memiliki aktivitas industri yang cukup tinggi, Dumai tetap mempertahankan kepadatan penduduk yang rendah, menawarkan kehidupan yang lebih tenang dibandingkan kota-kota industri lainnya.
Baca Juga: 250 Anak Tangga Makam Sunan Bayat: Petualangan Mistis di Makam Sunan Bayat yang Wajib Anda Kunjungi!
5. Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Dengan kepadatan 119 jiwa/km², sebagai ibu kota Kalimantan Tengah, Palangkaraya memiliki potensi besar untuk berkembang.
Namun hingga kini, kota ini tetap mempertahankan nuansa alami dengan banyaknya hutan dan lahan hijau yang masih terjaga.
6. Tidore Kepulauan, Maluku Utara
Dengan kepadatan 70 jiwa/km², Tidore Kepulauan menawarkan pemandangan alam yang memukau dengan keindahan pantai dan lautnya.
Kepadatan penduduk yang rendah menjadikan kota ini tempat yang ideal untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk perkotaan.
Artikel Terkait
Cocok untuk Orang Sabar: 5 Kota Paling Macet yang Perlu Kamu Ketahui, yang Gak Sabaran Lebih Baik Menghindar!
7 Kota di Indonesia Penghasil Wanita Cantik! Khusus yang Jomblo Jangan Mau Sampai Ketinggalan, Jakarta Termasuk?
Sampai Kewalahan! Hanya 6 Kota Ini yang Membuat Penjajah Belanda Dulu Sampai Menyerah, Daerah Mana Saja?
Tidak Banyak yang Tahu! Hilangnya 18 Kabupaten dan Kota dari Peta Indonesia: Penyebabnya karena...
Dibuat untuk Meracuni Wali Songo? Inilah Docang Makanan Khas Kota Cirebon yang Jadi Warisan Budaya
Lokasi Makam Mbah Panggung Tegal, Jejak Petilasan Peradaban Islam di Kota Tegal yang Ramai Peziarah Kubur, Mantan Murid Syekh Siti Jenar?