Sabtu, 4 Juli 2026

Dibuat untuk Meracuni Wali Songo? Inilah Docang Makanan Khas Kota Cirebon yang Jadi Warisan Budaya

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Minggu, 14 Juli 2024 | 16:00 WIB
Docang makanan khas Kota Cirebon (Tangkapan Layar youtube Dyodoran)
Docang makanan khas Kota Cirebon (Tangkapan Layar youtube Dyodoran)

SketsaNusantara.id – Kota Cirebon Jawa Barat memiliki banyak kuliner khas yang wajib dicoba.

Kota dengan sebutan kota udang ini memiliki makanan khas yang jadi warisan budaya karena memiliki latar belakang sejarah.

Di antara banyaknya kuliner khas Kota Cirebon yang memiliki latar belakang sejarah adalah docang.

Baca Juga: 4 Kuliner Legendaris Bernama Unik Warisan Wali Songo yang Masih Eksis, Ada Favorit Sunan Kudus hingga Sunan Kalijaga

Docang adalah makanan yang terdiri dari lontong, tauge, daun singkong, kelapa parut, dan kerupuk putih yang disiram dengan sayur dage atau oncom.

Kota Cirebon juga disebut kota wali karena terdapat banyak kisah di kota ini yang berkaitan dengan wali.

Sebagaimana yang telah dilansir oleh SketsaNusantara.id dari kanal YouTube milik raden dani kusumawardhani, awalnya docang adalah masakan untuk meracuni para Walisongo.

Baca Juga: Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India 

Menurut cerita masyarakat setempat. Ada seorang pangeran yang bernama Rengganis yang tidak suka dengan keberadaan Walisongo menyebarkan ajaran Islam.

Akhirnya, Pangeran Rengganis memutuskan untuk meracuni mereka dengan sebuah masakan.

Ketika disajikan kepada para Walisongo tersebut, mereka malah lahap menyantap makanan tersebut saat berkumpul di Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

Baca Juga: Meski Pakai Bahasa Jawa, Wedang Ronde Bukan Kuliner Asli Indonesia Loh, Begini Asal Usulnya hingga Jadi Simbol Reuni

Nama masakan docang sendiri berasal dari singkatan godongan kacang yang berupa air rebusan kacang yang dihaluskan. Ada juga yang mengatakan bahwa docang berasal dari Bahasa Cirebon yaitu berarti baceman dari oncom atau kacang hijau.***

 

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube Raden Dani Kusumawardhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X