Kamis, 4 Juni 2026

Belajar Kesederhanaan dari Gethuk, Jajanan Unik Khas Jawa yang Memiliki Cita Rasa Manis dan Legit Ketika Disantap

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Selasa, 16 Juli 2024 | 09:30 WIB
Potret gethuk, camilan manis khas Jawa.  (Instagram.com/@rani_nusantara1.)
Potret gethuk, camilan manis khas Jawa. (Instagram.com/@rani_nusantara1.)

SketsaNusantara.id - Siapa tidak mengenal jajanan khas Jawa yang terbuat dari singkong yakni gethuk.

Gethuk adalah makanan dari singkong yang dikukus serta dihaluskan dan kemudian diberi gula merah sebagai pemanis.

Selain itu, gethuk juga biasanya dimakan bersama parutan kelapa yang ditaruh di atas gethuk tersebut.

Baca Juga: 250 Anak Tangga Makam Sunan Bayat: Petualangan Mistis di Makam Sunan Bayat yang Wajib Anda Kunjungi!

Gethuk mempunyai cita rasa manis dan gurih dengan tampilannya yang berwarna-warni, sehingga tampak indah untuk dipandang.

Camilah khas Jawa ini juga disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari petani, pedagang, hingga para bangsawan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Semua Tentang Kisah, gethuk pertama kali muncul ketika zaman penjajahan Jepang yang saat itu sedang dalam krisis pangan.

Baca Juga: Siapakah Sunan Bayat? Mengenal Sosok Mantan Bupati Semarang yang Gila Harta hingga Jadi Ulama Paling Sabar Penyebar Islam di Tanah Jawa

Krisis pangan ini menyebabkan masyarakat Indonesia kesusahan untuk mencari makanan pokok seperti beras.

Hal tersebut orang-orang memikirkan cara lain dengan membuat makanan lainnya dan salah satunya adalah singkong.

Pada masa itu, singkong banyak tumbuh di area pemukiman penduduk serta banyak dijual di pasaran.

Baca Juga: Siapa Ki Juru Mudi? Menelisik Kisah Sosok Muslim yang Dimakamkan dalam Klenteng Sam Poo Kong Semarang

Gethuk berasal dari daerah Magelang yang selanjutnya menyebar ke berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Setiap daerah mempunyai gethuk dengan ciri khas masing-masing yang berbeda. Misalnya gethuk lindri di Magelang bentuknya panjang seperti lidi dan Wonogiri dengan gethuk talas yang bercita rasa gurih dan menggunakan bahan utama talas.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X