SketsaNusantara.id - Kupat Ketheg merupakan kuliner khas Gresik yang masih berkaitan dengan sejarah Wali Songo.
Makanan ini biasanya disajikan saat malam slawe atau malam tepat menuju tanggal 25 Ramadhan.
Di malam ini umat muslim berbondong bondong untuk meraih Lailatul Qadar yang bernilai amalan seribu bulan.
Kupat Ketheg dikenal sebagai kuliner peninggalan kerajaan Giri Kedhataon atau Sunan Giri.
Kuliner ini hampir punah dan hanya bisa ditemui di lokasi wisata Religi Sunan Giri yang berlokasi di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman NU Online, Air Ketheg, bahan utama Kupat Ketheg, saat ini sulit dijangkau. Hal ini karena debit air ketheg terus berkurang.
Air Ketheg merupakan bahan olahan utama dari Kupat Ketheg. Air ini merupakan endapan minyak mentah yang keluar dari sumur minyak tua berwarna kehijau-hijauan.
Untuk mendapatkannya, masyarakat harus mendaki bukit yang berada di Desa Giri.
Air ketheg atau disebut Lanthung inilah yang membedakan Kupat Ketheg dengan kuliner kupat lainnya karena memberikan rasa gurih dan asin yang kas.
Selain itu, air ketheg juga membuat kudapan ini tahan lama hingga lebih dari 15 hari tanpa pengawet kimiawi.
Cara Membuat Kupat Ketheg
Artikel Terkait
Docang Legend Ibu Kapsah Cirebon! Inilah Sejarah Kuliner Khas Kesukaan Para Wali Songo, Masih Eksis hingga Kini?
Camilan Kesukaan Sunan Kudus, Muncul Setahun Sekali! Kuliner Ini Pernah Punya Sejarah Unik Sepanjang Era Wali Songo
Jadi Kuliner Khas Muntilan, Konon Makanan Ini Jadi Sarapan Pangeran Diponegoro
Punya Rasa Sambal yang Khas, Kuliner di Banyuwangi ini Memberikan Sensasi Seperti Tertampar Ketika Makan
Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Cari Menu Sarapan Legend Khas Demak Wajib Coba Kuliner Ini, Bikin Nostalgia
Jadi Kesukaan Sunan Muria, Intip Kuliner Khas Kudus yang Muncul 1 Tahun Sekali, Wali Songo Ini Doyan Makan Sehat?
Mengulik Kisah Lumpia, Kuliner Peranakan yang Bertumbuh Menjadi Ikon Khas Kota Semarang