Kata Potlot dalam bahasa Jawa memiliki arti pensil, diserap dari bahasa Belanda 'Potlot'.
6. Plesir
Plesir sebetulnya kosakata Bahasa Belanda Plezier, yang berarti kesenangan.
Sedangkan masyarakat menerjamahkannya sebagai bersenang-senang alias berlibur atau piknik.
Baca Juga: Beginilah Asal-usul Kue Putu yang Jadi Kudapan Manis Khas Jawa, Ternyata Ada Pengaruh dari Tiongkok?
7. Adus
Adus adalah salah satu kosakata dalam bahasa Jawa yang berarti mandi.
Kata adus diserap dari Bahasa Belanda, douchen yang memiliki arti mandi.
Menariknya, kata douchen sendiri diserap dari bahasa Perancis yang berarti pancuran.
Baca Juga: Apa Makna Filosofis Lemper? Kenali Camilan Tradisional Khas Jawa yang Sering Disajikan saat Hajatan
8. Setip
Penghapus dalam bahasa Jawa disebut setip, yang diambil dari kata Bahasa Belanda, 'stuf'.
9. Dokar
Alat transportasi tradisional di Yogyakarta ini ternyata berasal dari bahasa Belanda, Dogcart.
10. Hem
Artikel Terkait
Kalender Jawa: Penanggalan Paling Rumit di Dunia Peninggalan Sultan Agung, Simbol Akulturasi Islam dan Budaya Jawa
Kejawen dan Jejak Sultan Agung dalam Pembentukan Islam-Jawa hingga Tradisi dan Ritual yang Masih Dilakukan
Dari Kerajaan yang Besar di Jawa Hingga Terpecah: Silsilah Raja-raja Dinasti Mataram Islam
Sering Dianggap Sepele, Makanan Rakyat Sejak Zaman Jawa Kuno Ini Justru Diajukan ke Unesco Sebagai Warisan Budaya
Apa Makna Filosofis Lemper? Kenali Camilan Tradisional Khas Jawa yang Sering Disajikan saat Hajatan
Beginilah Asal-usul Kue Putu yang Jadi Kudapan Manis Khas Jawa, Ternyata Ada Pengaruh dari Tiongkok?
Asal Usul Panggilan ‘Mak’ untuk Ibu di Jawa, Ternyata Pengaruh dari Champa yang Dibawa Sunan Ampel