1. Pit
Pit, salah satu kosakata bahasa Jawa yang memiliki arti sepeda ontel ini rupanya merupakan serapan dari bahasa Belada, Fiets.
2. Sepur
Masyarakat Jawa biasa menyebut kereta sebagai sepur yang diserap dari bahasa Belanda, Spoor.
Menariknya, dalam Bahasa Belanda, spoor memiliki arti jalur atau jalur kereta.
Penggunaan kata sepur sebagai sebutan untuk kereta tak lain karena pengumuman yang kerap didengar masyarakat saat di stasiun.
Dikutip dari channel YouTube Keluarga Arif Com ID, Maak je Klaar Op Spoor 3 memiliki arti bersiap-siap di jalur 3, namun masyarakat saat ini mengira Spoor adalah kereta.
3. Setrap
Setrap dalam bahasa Indonesia berarti hukuman, yang diserap dari bahasa Belanda, Straf.
4. Bal
Bal atau bal-balan adalah sebutan bagi olahraga sepak bola dalam bahasa Jawa.
Kata Bal rupanya berasal dari bahasa Belada, 'Bal' yang berarti bola.
Baca Juga: Asal Usul Panggilan ‘Mak’ untuk Ibu di Jawa, Ternyata Pengaruh dari Champa yang Dibawa Sunan Ampel
5. Potlot
Artikel Terkait
Kalender Jawa: Penanggalan Paling Rumit di Dunia Peninggalan Sultan Agung, Simbol Akulturasi Islam dan Budaya Jawa
Kejawen dan Jejak Sultan Agung dalam Pembentukan Islam-Jawa hingga Tradisi dan Ritual yang Masih Dilakukan
Dari Kerajaan yang Besar di Jawa Hingga Terpecah: Silsilah Raja-raja Dinasti Mataram Islam
Sering Dianggap Sepele, Makanan Rakyat Sejak Zaman Jawa Kuno Ini Justru Diajukan ke Unesco Sebagai Warisan Budaya
Apa Makna Filosofis Lemper? Kenali Camilan Tradisional Khas Jawa yang Sering Disajikan saat Hajatan
Beginilah Asal-usul Kue Putu yang Jadi Kudapan Manis Khas Jawa, Ternyata Ada Pengaruh dari Tiongkok?
Asal Usul Panggilan ‘Mak’ untuk Ibu di Jawa, Ternyata Pengaruh dari Champa yang Dibawa Sunan Ampel