Minggu, 19 Juli 2026

Apa Makna Filosofis Lemper? Kenali Camilan Tradisional Khas Jawa yang Sering Disajikan saat Hajatan

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Rabu, 10 Juli 2024 | 14:19 WIB
Makna filosofis Lemper  (Instagram @lily.mulyani)
Makna filosofis Lemper (Instagram @lily.mulyani)

SketsaNusantara.id - Lemper adalah salah satu dari sekian banyak makanan tradisional yang ada di Jawa.

Pada zaman dahulu, masyarakat Jawa menyajikan lemper pada saat acara penting saja seperti hajatan.

Tetapi, saat ini lemper sudah menjadi camilan sehari-hari dan banyak di jual di pasaran.

Baca Juga: Makna Filosofis Ayam Ingkung dalam Tradisi Jawa, Sebagai Pencegah Hal Buruk?

Makanan khas Jawa ini berupa gulungan beras ketan yang berisi daging cincang.

Gulungan ketan tadi dibungkus dengan daun pisang lalu kedua ujungnya ditusuk dengan lidi bambu.

Pada awalnya, lemper tidak diisi dengan daging cincang, melainkan diisi serundeng atau parutan kelapa serta pernah pula diisi dengan abon.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal youtube @Jowonews, ketan yang menjadi bahan utama lemper memiliki tekstur yang lengket dan menyimbolkan "keraketan" dalam bahasa Jawa yang berarti keeratan atau kedekatan dimana hal itu bermakna eratnya hubungan kekeluargaan.

Baca Juga: Paling Tua di Pulau Jawa, Ini Alasan Terbentuknya Kerajaan Tarumanegara, Cikal Bakal Terbentuknya Kerajaan Pajajaran

Kemudian, lemper yang sering disajikan di acara hajatan tersebut melambangkan berbagi makanan dan wujud rasa syukur.

Harapan rasa syukur itu diperuntukkan kepada si pemilik hajat agar senantiasa diberi banyak rezeki dan berkah yang terus melekat seperti ketan yang lengket pada lemper.

Pembungkus lemper yakni daun pisang diibaratkan sebagai penutup hal negatif atau melindungi kebaikan tersebut di dalam.

Baca Juga: Cinta Ditolak Kutukan Bertindak! Legenda Penciptaan Candi Prambanan Hindu dan Kisah Roro Jonggrang

Lidi bambu yang dipakai sebagai pengunci daun pisang melambangkan rukun Islam dan rukun iman.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: youtube @Jowonews

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X