Kamis, 2 Juli 2026

Siapakah Nama Asli Sunan Muria? Mengenal Sosok Wali Songo Termuda yang Berperan Besar dalam Penyebaran Islam di Tanah Jawa

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 9 Juli 2024 | 10:15 WIB
Ilustrasi Sunan Muria yang merupakan salah satu wali songo yang menyebarkan agama islam di Gunung Muria, Jawa Tengah  (Tiktok/Historyin_AI)
Ilustrasi Sunan Muria yang merupakan salah satu wali songo yang menyebarkan agama islam di Gunung Muria, Jawa Tengah (Tiktok/Historyin_AI)

Beberapa tembang seperti "Sinom" dan "Kinanthi" merupakan tembang Jawa yang diciptakan Sunan Muria dan sekaligus memanfaatkan alat musik gamelan serta kesenian wayang sebagai alat berdakwah ajaran agama Islam kepada masyarakat.

Baca Juga: Salah Satu Warisan Sunan Kalijaga, Lagu Gundul Gundul Pacul Ternyata Punya Makna Filosofis Kepemimpinan, Begini Penjelasannya

Kerap bergaul dengan masyarakat di pedesaan, Sunan Muria begitu disegani, lantaran suka membaur dengan rakyat jelata dibandingkan kaum bangsawan.

Sunan Muria juga memberikan kursus-kursus di masyarakat sambil memberikan warna Islam pada tradisi yang dilakukan masyarakat.

Beberapa daerah di sekitar Gunung Muria seperti Jepara, Pati, Juana, Tayu dan Kudus merupakan wilayah tempat berdakwah Sunan Muria.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru Islam, Keraton Yogyakarta Lakukan Tradisi Mubeng Beteng pada Malam 1 Suro, Ini Maknanya

Melalui pendekatannya dengan musik dan kesenian daerah, Sunan Muria mengajak masyarakat untuk mengamalkan agama Islam.

Cara berdakwahnya pun terbilang sukses hingga masyarakat menyebut Sunan Muria sebagai ulama Wali Songo yang menyebarkan ajaran agama Islam tapa ngeli yang berarti menghanyutkan diri dalam masyarakat.

Tembang-tembang yang diciptakan Sunan Muria pun masih populer di kalangan masyarakat Jawa hingga saat ini.

Baca Juga: Gentong Kehidupan Peninggalan Sunan Muria, Jadi Jujukan Masyarakat, Berkhasiat Ampuh

Syair dari lagu-lagunya pun berisi pesan tauhid dengan ajaran menyembah kepada Tuhan selain Allah SWT.

Sifat Sunan Muria yang luwes, dermawan, sederhana dan berbaur dengan warga saat berdakwah mampu menarik minat masyarakat sehingga masyarakat tertarik mempelajari agama Islam.

Sunan Muria menyampaikan dakwah ajaran Islam hingga akhir hayatnya dan disemayamkan di Bukit Muria, Kudus pada abad ke-16.***

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Sumber: Buku The Living Wali Songo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X