Beberapa tembang seperti "Sinom" dan "Kinanthi" merupakan tembang Jawa yang diciptakan Sunan Muria dan sekaligus memanfaatkan alat musik gamelan serta kesenian wayang sebagai alat berdakwah ajaran agama Islam kepada masyarakat.
Kerap bergaul dengan masyarakat di pedesaan, Sunan Muria begitu disegani, lantaran suka membaur dengan rakyat jelata dibandingkan kaum bangsawan.
Sunan Muria juga memberikan kursus-kursus di masyarakat sambil memberikan warna Islam pada tradisi yang dilakukan masyarakat.
Beberapa daerah di sekitar Gunung Muria seperti Jepara, Pati, Juana, Tayu dan Kudus merupakan wilayah tempat berdakwah Sunan Muria.
Melalui pendekatannya dengan musik dan kesenian daerah, Sunan Muria mengajak masyarakat untuk mengamalkan agama Islam.
Cara berdakwahnya pun terbilang sukses hingga masyarakat menyebut Sunan Muria sebagai ulama Wali Songo yang menyebarkan ajaran agama Islam tapa ngeli yang berarti menghanyutkan diri dalam masyarakat.
Tembang-tembang yang diciptakan Sunan Muria pun masih populer di kalangan masyarakat Jawa hingga saat ini.
Baca Juga: Gentong Kehidupan Peninggalan Sunan Muria, Jadi Jujukan Masyarakat, Berkhasiat Ampuh
Syair dari lagu-lagunya pun berisi pesan tauhid dengan ajaran menyembah kepada Tuhan selain Allah SWT.
Sifat Sunan Muria yang luwes, dermawan, sederhana dan berbaur dengan warga saat berdakwah mampu menarik minat masyarakat sehingga masyarakat tertarik mempelajari agama Islam.
Sunan Muria menyampaikan dakwah ajaran Islam hingga akhir hayatnya dan disemayamkan di Bukit Muria, Kudus pada abad ke-16.***
Artikel Terkait
Jejak Sunan Kalijaga dalam Tarian Sakral Pusaka Mataram Islam, Kisah Cinta Kanjeng Ratu Kidul dan Panembahan Senopati
Makna Saka Tatal, Tiang Penyangga Masjid Agung Demak Buatan Sunan Kalijaga, Terbuat dari Kayu Jati Hutan Majapahit?
Sunan Gunung Jati Nikahi Putri Kaisar Tiongkok karena Tebak Kehamilan, Karomah Wali Songo Ini Cikal Bakal Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa
Melirik Kisah Caos Dhahar, Kuliner Legendaris Khas Demak Favorit Sunan Kalijaga yang Disajikan Usai Jamasan Pusaka
Batu Tapak Sunan Bonang, Jujukan Para Peziarah Dijaga 155 Anak Tangga, Tempat Sakral
Mau Dapat Jodoh Bisa ke Sini, Wisata Warisan Wali Songo di Yogyakarta, Muncul karena Karomah Sunan Kalijaga!