SketsaNusantara.id - Membicarakan soal warisan peninggalan Wali Songo di Indonesia memang tak ada habisnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah lagu Gundul Gundul Pacul yang diyakini merupakan warisan Sunan Kalijaga.
Lagu Gundul Gundul Pacul yang memiliki syair lucu dan dinyanyikan dengan nada ceria ternyata memiliki makna filosofis yang mendalam.
Diciptakan sekitar tahun 1400 M, konon lagu Gundul Gundul Pacul merupakan warisan salah satu Wali Songo penyebar agama Islam di tanah Jawa yakni Sunan Kalijaga saat masih remaja.
Lagu ini pun ternyata punya makna filosofis sekaligus pesan dan nasihat untuk para pemimpin. Lantas, apa saja pesan yang terkandung dalam lagu Gundul Gundul Pacul?
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Pemprov Yogyakarta, lagu Gundul Gundul Pacul secara garis besar memiliki tiga makna sebagai pesan terhadap kepemimpinan, kehormatan dan empat hal penting yang harus dimiliki seorang pemimpin.
Dalam syair lagunya, kata gundul yang secara harfiah menggambarkan kepala tanpa rambut ternyata memiliki makna seorang pemimpin yang kehilangan kehormatannya.
Kepala merupakan simbol pemimpin, sedangkan rambut merupakan mahkota, sehingga gundul dapat diartikan pemimpin tanpa mahkota.
Selain itu, gundul pacul dalam lagu tersebut menggambarkan seorang pemimpin ideal yang turun ke jalan tanpa menggunakan mahkota membawa pacul yang melambangkan seorang pemimpin yang bekerja keras untuk rakyatnya layaknya petani yang mengolah sawah.
Di sisi lain, Pacul sendiri memiliki makna "papat kang ucul" yang merujuk pada 4 hal penting yang harus dimiliki seorang pemimpin dengan menggunakan keempat indera yakni mata, hidung, mulut, hingga telinganya.
Baca Juga: Di Balik Kesaktian Keris Kyai Carubuk Sunan Kalijaga Bikin Lawan Klepek-Klepek, Bisa Hipnotis Musuh?
Pertama, pemimpin harus memiliki mata yang sering terjun melihat kesusahan rakyat. Kedua, pemimpin harus memanfaatkan hidungnya untuk mencium kebaikan dan kesusahan rakyatnya.
Ketiga, seorang pemimpin juga harus menggunakan telinganya untuk selalu mendengar pendapat, masukan, nasihat, serta keluh kesah dari rakyatnya.
Artikel Terkait
Awal Mula Sunan Kalijaga Berjalan dari Demak ke Selatan Membuka Mataram Islam, Ada Ancaman Kehancuran Peradaban Nusantara
Keajaiban Beringin Peninggalan Sunan Kalijaga di Kotagede Yogyakarta, Jadi Sumber Mata Air hingga Berjalan 100 Meter!
Inilah Kisah Sunan Kalijaga, Putra Adipati Tuban yang Menjelma Menjadi Robin Hood van Java dan Penyebar Islam Berpengaruh di Pulau Jawa
Asal Usul 6 Julukan Sunan Kalijaga, Wali Songo yang Berdakwah Lewat Wayang, Ada Nama Panggung Saat Jadi Dalang!
Cara Unik Sunan Kalijaga Berdakwah dengan Wayang dari Majapahit hingga Pajajaran, Penonton Disuruh...
Lakon Dewa Ruci: Cerita Pewayangan Favorit Sunan Kalijaga yang Sarat Ajaran Agama, Tentang Apa?