Minggu, 19 Juli 2026

Salah Satu Warisan Sunan Kalijaga, Lagu Gundul Gundul Pacul Ternyata Punya Makna Filosofis Kepemimpinan, Begini Penjelasannya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 2 Juli 2024 | 18:30 WIB
Makna filosofis lagu gundul-gundul pacul yang merupakan warisan Sunan Kalijaga (Tangkapan Layar YouTube Berbagi Tahu)
Makna filosofis lagu gundul-gundul pacul yang merupakan warisan Sunan Kalijaga (Tangkapan Layar YouTube Berbagi Tahu)

Keempat, pemimpin juga harus memiliki mulut yang bisa berkata adil, mampu bertutur kata dengan baik dan bijaksana kepada rakyatnya.

Baca Juga: 4 Pusaka Sakti Wali Songo: Ada Keris Sunan Kalijaga hingga Milik Sunan Giri Kalahkan Pasukan Majapahit tanpa Dipegang

Sedangkan kata gembelengan sendiri menggambarkan kondisi menggelengkan kepala keheranan dan juga bisa merujuk pada sikap sombong atau besar kepala.

Maka, syair "Gundul gundul pacul, gembelengan" dalam satu kesatuan memiliki makna apabila seorang pemimpin lepas dari keempat hal penting kepemimpian maka dia akan bersikap sombong dan besar kepala, dan akan mempermainkan rakyat menggunakan kekuasaannya.

Selanjutnya, pada lirik lagu "nyunggi nyunggi waku" dapat diartikan sebagai seorang pemimpin yang harus menjunjung amanah rakyat dan mengutamakan kepentingan orang banyak.

Baca Juga: Jelajah 3 Benda Peninggalan Sunan Kalijaga Wali Songo, Surganya Keajaiban di Tanah Jawa Ini Sukses Bikin Kepo

Lalu "Wakul ngglimpang, segone dadi sak latar" merupakan peringatan kepada para pemimpin apabila amanah yang tak bisa dijalankan dengan baik akan mengakibatkan kondisi berantakan yang bakal merugikan orang banyak.

Demikian makna filosofi dari lagu Gundul Gundul Pacul yang mengajarkan tentang pentingnya seseorang dalam menjaga perilaku terutama bagi seorang pemimpin yang harusnya bisa menjadi tauladan yang baik bagi rakyatnya.

Lagu ini menjadi warisan budaya yang sangat berharga dari Sunan Kalijaga. Tak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran moral yang mengingatkan agar seorang pemimpin harus selalu harus rendah hati, tidak sombong, dan selalu ingat pada rakyatnya.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: bkd.jogjaprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X