Sultan Agung memiliki dua anak putra dari kedua permaisuri ini yaitu Pangeran Alit (Amangkurat I) dan Pangeran Puger (Amangkurat II) yang menjadi penerus raja Mataram.
3. Sosok yang pemberani untuk melawan VOC
Ia dikenal sebagai sosok pemberani dalam melawan VOC. Sultan Agung pernah melakukan pengepungan terhadap Batavia di tahun 1628-1629.
Ia juga pernah menaklukan wilayah-wilayah penting seperti Surabaya, Madura, Pasuruan, Tuban, dan Gresik.
4. Seorang budayawan dan filsuf
Ia dikenal sebagai pencipta kalender Jawa berdasarkan perhitungan astronomi serta astrologi.
Selain itu, ia adalah pencipta dari Aksara Hanacaraka atau Carakan hingga berbagai karya seperti
Serat Pararaton, Serat Kanda, Serat Centhini, dan Serat Wulangreh.
5. Seorang yang visioner serta progresif di bidang ekonomi
Untuk membagun strategi terbaiknya, ia membagi wilayah Mataram jadi beberapa daerah otonom. Daerah tersebut dipimpin oleh bupati yang loyal kepada Sultan Agung.
Selain itu, ia mengeluarkan mata uang kepeng atau pitis terbuat dari timah. Kemudian membangun berbagai infrastruktur daerah.***
Artikel Terkait
Desa di Sukolilo Pati Tempat Makam Sultan Demak yang Konon Buta akibat Kutukan, Dihabisi oleh Arya Penangsang
Unik! Cirebon Satu-Satunya Kota yang Punya 4 Keraton dengan Sultan yang Berbeda, Warisan Putra Mahkota Prabu Siliwangi
Kenapa Awal Tahun Jawa dan Islam Sama? Sejarah Bulan Suro yang Dianggap Keramat Masyarakat Jawa dan Muharram di Kalender Hijriah
Legendaris Sampai Sekarang, Santapan Kesukaan Wali Songo! Kuliner Ini Gak Pernah Skip Untuk Malam 1 Suro
Pelaksanaannya Bersamaan, Ternyata Inilah Alasan Sultan Agung Satukan Perayaan 1 Suro dan Muharram untuk Masyarakat Jawa
Kapan Malam 1 Suro 2024? Ini Jadwal Pergantian Tahun Baru dalam Kalender Jawa Sebagai Momen Sambut Tahun Baru Islam
5 Fakta Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta: Jumlah dan Jenis Hewan, Pusaka, Waktu, Rute, hingga Ritual yang Dilakukan