Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Kesultanan Mataram yang Gigih Melawan VOC, Punya Nama Asli...

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 6 Juli 2024 | 08:45 WIB
Fakta Menarik Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Mataram (kebudayaan.jogjakota.go.id)
Fakta Menarik Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Mataram (kebudayaan.jogjakota.go.id)

SketsaNusantara.id – Berikut ini adalah 5 fakta tentang Sultan Agung Hanyokrokusumo seorang raja dari Kesultanan Mataram.

Sultan Agung Hanyokrokusumo adalah raja yang pernah memimpin pemerintahan Kesultanan Mataram pada tahun 613-1645.

Ia merupakan seorang putra dari Prabu Hanyokrowati dan Ratu Mas Adi Dyah Banowati. Ketika Sultan Agung berusia 20 tahun, ia mendapat takhta di tahun 1613.

Baca Juga: Misteri Kuburan di Tangga Makam Raja Mataram di Imogiri Bantul, Pengkhianat Sultan Agung atau Jan Pieterszoon Coen?

Selain itu, ia juga dikenal sebagai sosok raja yang berhasil membawa kerajaan Mataram Islam hingga puncak kejayaan di tahun 1627. Sultan Agung juga pernah menaklukan daerah pesisir yaitu Surabaya dan Madura.

Dilansir dari kebudayaan.jogjakota.go.id oleh SketsaNusantara.id, kekuasaan Kesultanan Mataram meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur dan sebagian Jawa Barat pada 1613 sampai 1645.

Diketahui, ia meninggal pada tahun 1645 di Karta, Mataram dan dimakamkan di Astana Kasultan Agungan di Imogiri, Bantul.

Baca Juga: Jejak Akulturasi Hindu, Jawa dan Islam pada Masjid Tertua di Solo, Dibangun Leluhur Mataram Islam Berdarah Majapahit

Berikut ini 5 fakta tentang Sultan Agung:

1. Memiliki nama asli Raden Mas Jatmika atau Raden Mas Rangsang

Ia lahir pada tahun 1593 di Kotagede. Ibunya adalah putri dari Prabu Wijaya, raja terakhir dari Kesultanan Pajang.

2. Memiliki dua permaisuri

Sultan Agung diketahui memiliki dua permaisuri yang konon disebut dengan Ratu Kulon dan Ratu Wetan.

Ratu Kulon adalah seorang putri dari Sultan Cirebon dan Ratu Wetan adalah putri dari sosok Adipati Batang serta cucu dari Ki Juru Martani.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: kebudayaan.jogjakota.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X