Kamis, 4 Juni 2026

Jadi Sorotan Media Asing, Inilah Beragam Tradisi Unik Perayaan Imlek di Indonesia, Semarak Tahun Baru China dengan Akulturasi Budaya yang Penuh Makna

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Februari 2026 | 20:00 WIB
Potret Grebeg Sudiro, tradisi unik yang rutin digelar pada perayaan Imlek di Kota Solo sebagai kulturasi budaya Jawa dan Tionghoa menyambut Tahun Baru China (Instagram/grebeg_sudiro)
Potret Grebeg Sudiro, tradisi unik yang rutin digelar pada perayaan Imlek di Kota Solo sebagai kulturasi budaya Jawa dan Tionghoa menyambut Tahun Baru China (Instagram/grebeg_sudiro)

5. Tradisi Ikan Bandeng saat Perayaan Imlek

Tradisi menyajikan ikan bandeng saat perayaan Imlek tidak ada di Tiongkok dan biasanya dilakukan oleh keturunan Tionghoa di Indonesia. Tradisi ini merupakan hasil akulturasi budaya lokal dan Tionghoa.

Bandeng berukuran besar disajikan utuh untuk melambangkan rezeki melimpah, keberuntungan, dan kemakmuran yang terus bertumbuh sepanjang tahun sekaligus juga dimaknai sebagai simbol keharmonisan dan persaudaraan.

6. Pawai Tatung di Singkawang

Pawai Tatung di Singkawang merupakan salah satu tradisi yang digelar saat puncak perayaan Cap Go Meh (hari ke-15 Imlek). Mirip dengan pertunjukan Debus dari Banten, Pawai Tatung menampilkan atraksi ekstrem kekebalan tubuh terhadap benda tajam.

Baca Juga: Isi Angpao Imlek Biasanya Berapa? Begini Loh Tata Cara hingga Aturannya, Jangan Kasih Uang dengan Jumlah...

Pertunjukan ini menampilkan para Tatung yang dirasuki roh dewa atau leluhur yang memiliki kekebalan dengan menusuk tubuh mereka menggunakan benda tajam tanpa terluka.

Tradisi ini bermakna sebagai ritual tolak bala untuk mengusir roh jahat dan menghilangkan kesialan.

Pawai Tatung menjadi daya tarik wisata pada perayaan Imlek di Kota Singkawang yang melambangkan identitas budaya sekaligus sebagai perwujudan rasa syukur atas keberuntungan dan keselamatan yang diberikan oleh leluhur atau dewa selama setahun sebelumnya.

Baca Juga: Tak Biasa! Inilah 5 Tradisi Terunik Menyambut Ramadhan di Nusantara, Salah Satunya Peninggalan Sunan Kudus

7. Tradisi Bersih-Bersih Sebelum Imlek

Salah satu kebiasaan yang dilakukan etnis Tionghoa di Indonesia sebelum perayaan Imlek adalah bersih-bersih rumah atau yang juga dikenal sebagai da sao chu.

Tradisi ini dilakukan dengan menghilangkan debu dan kotoran yang dianggap sebagai simbol kemalangan, kegagalan, dan masalah yang menumpuk selama setahun.

Tujuannya adalah menyapu bersih energi negatif dari tahun lalu agar rumah siap menerima keberuntungan di tahun baru. Kegiatan ini disimbolkan sebagai penyucian diri, dan menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur atau menyambut dewa yang turun ke bumi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Xinhua, kemenpar.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X