Kamis, 4 Juni 2026

Pesona Tersembunyi Desa Wisata Brayut, Wisata Edukasi Seru di Lereng Merapi yang Bikin Ingin Kembali

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 15 Februari 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi desa wisata di Sleman, Yogyakarta. (Pexels/Mike Marchetti)
Ilustrasi desa wisata di Sleman, Yogyakarta. (Pexels/Mike Marchetti)

SketsaNusantara.id - Yogyakarta dikenal memiliki beragam destinasi wisata menarik. Mulai dari wisata alam, kuliner, hingga wisata edukasi yang kini semakin diminati wisatawan.

Salah satu bentuk wisata edukasi yang tengah populer adalah desa wisata. Konsep ini menghadirkan pengalaman belajar langsung dari kehidupan masyarakat desa.

Desa Wisata Brayut menjadi salah satu contoh yang menonjol di Sleman, Yogyakarta. Desa ini berada sekitar 30 kilometer di utara pusat kota.

Baca Juga: Desa Wisata Kalibuntung Bantul, Surga Outbound di Tengah Pedesaan Asri yang Diam-Diam Jadi Favorit Liburan Keluarga

Lokasinya tepat di wilayah Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman. Meski berada di lereng Gunung Merapi, akses menuju lokasi tergolong mudah.

Dilansir dari jogjaprov.go.id, keunikan Desa Wisata Brayut terletak pada konsep yang diusung. Desa ini tidak mengandalkan panorama alam sebagai daya tarik utama.

Masyarakat setempat menyadari keterbatasan potensi alam yang dimiliki. Oleh sebab itu, mereka memilih fokus pada wisata edukasi berbasis budaya dan pertanian.

Pendekatan tersebut menjadikan Brayut tampil berbeda. Desa ini menawarkan paket wisata edukasi yang disusun secara terpadu dan menarik.

Baca Juga: Pesona Desa Wisata Karang Tengah Bantul: Belajar Batik, Berburu Kuliner, hingga Menyapa Ribuan Pohon Mete

Pengunjung diajak merasakan langsung kehidupan pedesaan. Beragam aktivitas edukatif dikemas menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Kegiatan bertani menjadi salah satu daya tarik utama. Wisatawan dapat belajar menanam padi, memanen hasil sawah, hingga membajak secara tradisional.

Proses bercocok tanam diperkenalkan sejak awal. Setiap tahap dijelaskan agar mudah dipahami oleh pengunjung.

Selain pertanian, tersedia pula edukasi budidaya jamur tiram. Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses perawatan hingga panen.

Semua kegiatan dirangkai dalam paket wisata yang terstruktur. Setiap rangkaian dirancang agar tetap nyaman diikuti.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: jogjaprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X