SketsaNusantara.id - Banyuwangi memang tak pernah berhenti untuk terus mengekspos tempat wisata yang unik dan menarik wisatawan. Salah satunya, Pantai Sukamade Banyuwangi yang identik dengan aktivitas penangkaran penyu.
Wisatawan yang berlibur ke Pantai Sukamade Banyuwangi akan disajikan dengan keindahannya yang masih alami. Serta bisa melihat dan melakukan kegiatan konservasi penyu yang dilakukan di sana.
Kegiatan yang bisa dilakukan di Pantai Sukamade Banyuwangi dimulai dari melihat penyu bertelur, menetas dan melepas anak penyu/tukik ke laut.
Baca Juga: Daftar Objek Wisata Banyuwangi Bisa untuk Spot Ngabuburit Ramadhan, Bisa Sekalian Refreshing!
Tentu fasilitas yang diberikan ketika berlibur di Pantai Sukamade Banyuwangi sulit ditemukan di tempat lain.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman sidita.disbudpar.jatimprov.go.id, Pantai Sukamade Banyuwangi masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri, tepatnya yakni berada di Dusun Sukamande, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Nama Pantai Sukamade berasa dari kata 'Suka' dan 'Made', yang memiliki arti secara harfiah tempat yang diberkati atau dikuasi oleh seorang tokoh yang dihormati.
Pantai ini ditemukan sejak tahun 1927 oleh kolonial Belanda, yang mana hingga kini lokasinya berada di kawasan hutan lindung.
Pantai Sukamade Banyuwangi mulai menjadi tempat konservasi penyu pada tahun 2010, yang mana pada saat itu berawal dari dibentuknya Unit Pengelolaan Konservasi Penyu (UPKP) yang tugasnya mengelola penyu di sana.
Kegiatan yang harus dilakukan UPKP tersebut meliputi peneluran penyu, pelepasan anak penyu atau tukik, monitoring dan perbaikan habitat penyu. Hal tersebut bertujuan agar lingkungan hidup bagi penyu terus bisa berkesinambungan, sehingga hewan ini bisa tetap lestari.
Konservasi penyu di Pantai Sukamade ada karena lokasi tersebut sejak dulu menjadi tempat perburuan masyrakat. Meski telah dijadikan hutan lindung pada tahun 1972, perburuan telur penyu masih terus berlangsung.
Pantai Sukamade menjadi habitat 4 jenis penyu yakni, Cheloniamydas (Penyu Hijau), Eretmochelysimbricate (Penyu Sisik), Lepidochelysolivacea (Penyu Slengkrah), dan Demochelyscoriaceae (Penyu Belimbing). Yang mana semua jenis penyu tersebut termasuk langka di dunia.
Artikel Terkait
Bukan Liburan Biasa, Desa Wisata Adat Kemiren Banyuwangi Ajak Wisatawan Mengenal Adat dan Budaya, Seperti Kembali ke Zaman Dulu
Desa Wisata Kasongan Bantul, Sentra Gerabah Yogyakarta dengan Sejarah Panjang dan Deretan Showroom Kerajinan
4 Daya Tarik Wisata di Situs Sendang Kamal di Maospati, Magetan, Benarkah Ada Jejak Kerajaan Kuno?
Pesona Desa Wisata Gamplong Sleman, Seni Tenun Turun-temurun yang Masih Hidup di Tengah Persaingan Industri
Desa Wisata Adat Arjasa Jember: Destinasi Edukasi Budaya dengan Warisan Megalitikum, Seni Ritual, hingga Kuliner Khas Lokal