Kamis, 4 Juni 2026

5 Alasan Kenapa Harus Mencicipi Yangko Kotagede, Jajanan Legendaris Mataram Islam yang Bertahan dari Zaman Kerajaan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 18 Januari 2026 | 16:00 WIB
Yangko, salah satu warisan bersejarah dari zaman Mataram Islam. (budaya-indonesia.org)
Yangko, salah satu warisan bersejarah dari zaman Mataram Islam. (budaya-indonesia.org)

SketsaNusantara.id - Yangko dikenal sebagai salah satu kuliner khas dari kawasan Kotagede, Yogyakarta.

Jajanan ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang khas. Aroma tepung ketan menjadi ciri utama yang mudah dikenali.

Dalam sejarahnya, Yangko sering disebut sebagai moci khas Yogyakarta. Penyebutan tersebut muncul karena kemiripannya dengan kue mochi Jepang.

Baca Juga: Kuliner Tua dari Kotagede: Roti Kembang Waru yang Pernah Eksklusif Bangsawan Kini Bisa Dinikmati Semua Orang

Meski serupa bentuk, cita rasa Yangko berkembang dari tradisi lokal Kotagede.

Keberadaan Yangko tidak lepas dari perjalanan panjang sejarah Jawa.

Makanan ini dipercaya sudah dikenal sejak masa Kerajaan Mataram Islam. Pada masa itu, Yangko disajikan sebagai hidangan istimewa.

Nah, dirangkum SketsaNusantara.id dari Jogjaprov.go.id, berikut ini 5 alasan kenapa harus mencicipi yangko.

Baca Juga: Jejak Sejarah Kuliner 'Miskin' di Yogyakarta yang Kini Jadi Favorit Semua Kalangan

1. Kuliner Bersejarah

Alasan pertama mencicipi Yangko Kotagede adalah latar sejarahnya yang panjang. Jajanan ini telah dikenal sejak era kerajaan. Keberadaannya menjadi bagian dari tradisi kuliner istana.

Yangko dipercaya sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Islam. Pernyataan tersebut sering dicatat dalam berbagai sumber sejarah kuliner. Catatan itu memperkuat posisi Yangko sebagai makanan warisan.

2. Makna Budaya

Alasan kedua berkaitan dengan makna budaya yang melekat. Bahan utama tepung ketan melambangkan keterikatan dan persatuan. Makna tersebut membuat Yangko kerap dikaitkan dengan keharmonisan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: jogjaprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X