2. Sambal Bajak
Sambal bajak adalah sambal yang berasal dari Jawa Timur dan terbuat dari cabai rawit, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, tomat merah, dan terasi yang diulek hingga halus.
Proses memasaknya adalah dengan menumis semua bahan-bahan dicampur dengan garam, gula merah, dan asam jawa.
Sambal ini memiliki rasa yang segar, sedikit manis, dan tidak terlalu pedas.
3. Sambal Pecak
Sambal pecak kerap dijumpai pada kuliner khas Betawi atau Sunda dan terbuat dari campuran cabai merah, jahe, dan bawang.
Meski terbuat dari bahan-bahan yang sederhana, rasa dari sambal pecak cukup kaya dan dapat lebih nikmat jika dimasak sedikit berkuah dan berminyak dengan tambahan gula merah dan santan.
4. Sambal Tumpang
Sambal tumpang kerap dijumpai di warung-warung makan di Jawa Tengah.
Sambal ini terbuat dari tempe busuk atau tempe semangit, bawang, cabai merah, daun jeruk, gula, dan garam kemudian dimasak hingga matang.
Sekilas sambal tumpang terlihat seperti sayur tempe dengan santan dengan rasa asam dan aroma asap.
5. Sambal Matah
Sambal matah adalah sambal khas dari Bali yang terbuat dari campuran potongan bawang merah, cabai rawit, garam, daun jeruk purut, dan serai yang disiram dengan sedikit minyak panas.
Sensasi kres, pedas, dan gurih adalah ciri khas dari sambal yang biasa dihidangkan bersama sate lilit, serta ikan dan ayam bakar khas Bali ini.
6. Sambal Dabu-Dabu
Artikel Terkait
Cari Warung Lokal dan Kuliner Legendaris di Gunungkidul? Intip Suasana Jadul Wedangan Mbah Pujo Punya Sambal Khas Bikin Nagih
Surganya Lalapan di Kota Jember, Ini Rekomendasi 4 Warung Murah Meriah Favorit Mahasiswa dengan Cita Rasa Nendang dan Sambal yang Legendaris
Lapar Tengah Malam? Melipir Sejenak ke Warung Kuliner Khas Mojokerto, Rasakan Sensasi Makan Lauk Sambal Oprak Tapi Bukan Disajikan di Atas Piring
Dari Nasi hingga Sambal: Berikut 5 Makanan Tradisional Jawa Kuno yang Masih Ada hingga Kini
Resep Pentol Gepek Viral Asal Madura: Pentol Pipih Ikan Cakalang yang Dinikmati dengan Sambal Petis Pedas