Kamis, 4 Juni 2026

Syarat Makna Spiritual, Inilah Fakta Mengejutkan Dipilihnya Tanggal 17 Agustus sebagai Hari Pembacaan Teks Proklamasi oleh Soekarno

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 18:00 WIB
Soekarno Hatta bersama tokoh pemuda di Rengasdengklok. (X @akjailani)
Soekarno Hatta bersama tokoh pemuda di Rengasdengklok. (X @akjailani)

SketsaNusantara.id - 17 Agustus 1945 merupakan hari kemerdekaan yang sangat bersejarah untuk bangsa Indonesia. Namun, cerita di balik pemilihan tanggal tersebut ternyata juga tak kalah bersejarahnya.

Sebab pada tanggal itu, secara resmi Soekarno-Hatta memproklamasikam kemerdekaan bangsa Indonesia dan menjadi tonggak baru bagi perjalanan negeri hingga saat ini.

Namun perlu kita ketahui bersama bahwa ternyata tanggal 17 bukanlah tanggal yang sembarangan diambil oleh Soekarno.

Baca Juga: Indonesia Merdeka Tanggal 17 atau 18 Agustus 1945? Inilah Beberapa Fakta Mengejutkan 1 Hari Setelah Pembacaan Teks Proklamasi

Sebab, ia ternyata sengaja memilih tanggal tersebut sebab tanggal itu menurutnya merupakan angka suci yang memiliki arti yang sangat dalam.

Sebelumnya, sebelum peristiwa pembacaan proklamasi kemerdekaan, terjadi ketegangan antara golongan muda dan golongan tua.

Golongan muda menginginkan kemerdekaan dilaksanakan sesegera mungkin pada tanggal 16 Agustus 1945.

Baca Juga: 5 Tokoh ini Jadi Ujung Tombak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945, Siapa Saja Mereka?

Sedangkan golongan tua, yang diwakili oleh Soekarno Hatta menginginkan untuk menunggu terlebih dahulu hingga akhirnya ketegangan tersebut berakhir dengan penculikan terhadap Soekarno-Hatta.

Dua tokoh yang nantinya akan menjadi proklamator tersebut kemudian diculik oleh golongan muda yang diwakili oleh Soekarni, Wikana dam Shaleh dengan membawa Soekarno Hatta ke Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945, sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id

Di sana, para tokoh muda memaksa Soekarno Hatta segera membacakan proklamasi pada 16 Agustus 1945, namun Soekarno tetap menolak dan tetap bersikeras agar para pemuda bersabar dan menunggu satu hari saja.

Baca Juga: Dikira Hasil Curian Milik Jepang, Mikrofon Asli Proklamasi Hasil Rancangan Rakyat Pribumi, Riwayatnya Kini...

Soekarno menjelaskan kepada para tokoh pemuda mengapa ia bersikeras meminta pemuda bersabar menunggu sampai tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari pembacaan teks proklamasi.

Rupanya Soekarno sengaja menunggu hingga tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari tonggak sejarah berdirinya bangsa Indonesia secara utuh dan terlepas dari belenggu penjajahan dengan alasan spiritual yang sangat mendalam terkait kepercayaan terbesar rakyat Indonesia kala itu yaitu Islam.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X