Porsi mie pun sangat banyak memenuhi piring, sehingga bisa saja pelanggan kesulitan menghabiskannya sendirian. Daging cincang yang ditabur di atasnya pun tidak pelit.
Selain mie, rupanya bumbu merah legendaris kedai ini juga bisa dicampur dengan menu-menu lain seperti wonton mie.
Untuk tingkat pedasnya, level sedangnya saja sudah cukup menggoyangkan lidah. Jadi, sebaiknya berhati-hati saat memilih level pedas yang sesuai dengan lidah masing-masing.
Untungnya, kedai sederhana ini juga menjual beberapa minuman dingin nan segar yang bisa jadi pelega lidah setelah menyantap mie pedas terlalu lama.
Kedai ini buka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB. Tidak hanya makan di tempat, mereka juga melayani pemesanan online untuk mie yang matang maupun frozen lewat aplikasi.
Ada juga pemesanan online yang bisa dilakukan lewat Nyai Delivery, pelayanan khusus yang disediakan kedai. Silakan pilih saja sesuai kebutuhanmu.
Untuk informasi selengkapnya bisa didapatkan dengan mengunjungi Instagram @cwimienyai.jbr. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Nostalgia Menyusuri Pecinan Jakarta, Inilah 4 Aktivitas Seru yang Bisa Ditemukan di Kawasan Glodok
Kaliwates Bukan Satu-satunya, 3 Kecamatan Lain di Jember Punya Ribuan PNS! Mana yang Paling Banyak?
Pasar dan Pertokoan di Desa-Desa Jember Tumbuh Pesat, Kawasan Ini Paling Mendominasi
Bukan Sekadar Ksatria Perempuan, Ini 5 Hal Mengejutkan tentang Srikandi yang Tak Banyak Diketahui Penggemar Wayang
Buka di Dapur Bawah Tangga, Ini Perjuangan Solo Baker dari Gang Sempit Samarinda yang Hadirkan Kue Istimewa di Sugar Manis Bakehouse
Laris Manis meski Sederhana, Lapak Morning Person Viral di X, Dagangan Habis sejak Pagi dan Diserbu Warga Bintaro
Musim Libur Sekolah Tiba! Intip 3 Rekomendasi Objek Wisata di Jawa Timur yang Pas Dikunjungi untuk Menghabiskan Waktu Bareng Keluarga