Kamis, 4 Juni 2026

Fakta Menarik Ki Hajar Dewantara Memperingati Hardiknas 2025, Bapak Pendidikan Indonesia Pernah Jadi Santri hingga Diasingkan ke Belanda

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 2 Mei 2025 | 16:39 WIB
Potret Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia yang dulu pernah jadi santri hingga diasingkan ke Belanda (YouTube/Dewantara Muda)
Potret Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia yang dulu pernah jadi santri hingga diasingkan ke Belanda (YouTube/Dewantara Muda)

Hal itu dilakukannya agar Ki Hajar Dewantara lebih dekat dengan rakyat dalam perjuangannya mewujudkan pendidikan yang merata untuk semua kalangan bukan hanya bagi kaum bangsawan.

Baca Juga: Siapa Istri Ki Hajar Dewantara? Mengenal RA Sutartinah yang Berjasa dalam Memajukan Pendidikan Wanita Indonesia, Satu Angkatan dengan RA Kartini?

3. Makna Filosofis di Balik Nama Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta.

Nama "Ki Hajar Dewantara" diambilnya pada 1922 setelah mendirikan sekolah Taman Siswa, yang ternyata memiliki makna filosofis.

"Hajar" berarti guru atau pendidik, sedangkan "Dewantara" merujuk pada utusan Tuhan yang membawa pencerahan. Nama ini mencerminkan misinya untuk mendidik dan memajukan bangsa melalui pendidikan yang berlandaskan kebudayaan lokal.

Baca Juga: 14 Quotes Ki Hajar Dewantara untuk Ucapan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2 Mei 2025, Posting untuk Motivasi di Medsos

4. Menerapkan Sistem "Among" dalam Pendidikan

Setelah mendirikan Taman Siswa, Ki Hajar menerapkan sistem "among" dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak pribumi.

Penerapan sistem ini memiliki tujuan mulia yaitu mewujudkan pendidikan yang memanusiakan manusia serta mengembangkan kebebasan berpikir, dan menghargai budaya lokal.

Setiap guru berperan sebagai pendamping atau "among" bagi siswa yang memberikan bimbingan dan arahan tanpa paksaan, serta dengan kasih sayang yang menghargai kodrat alamiah anak.

Baca Juga: Mengenal Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara: Gagal Menjadi Dokter, Malah Jadi Pahlawan Nasional

5. Pernah Tak Tamat Sekolah

Meski berasal dari keluarga bangsawan, Ki Hajar Dewantara ternyata pernah tak tamat sekolah.

Awalnya, ia menamatkan pendidikan dasar di Europeesche Lagere School (ELS) sekolah yang didirikan pemerintah Hindia Belanda.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X