Kamis, 4 Juni 2026

8 Fakta Menarik RA Kartini: Pahlawan Emansipasi Wanita yang Menginspirasi Dunia, Ternyata Seorang Vegetarian dan Pernah Jadi Juru Dakwah Islam

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 21 April 2025 | 07:30 WIB
Potret RA Kartini, tokoh emansipasi wanita dengan sederet fakta menarik yang namanya dikenang setiap tanggal 21 April di Indonesia (kemdikbud.go.id)
Potret RA Kartini, tokoh emansipasi wanita dengan sederet fakta menarik yang namanya dikenang setiap tanggal 21 April di Indonesia (kemdikbud.go.id)

2. Gagal Sekolah ke Belanda

Kemampuannya berbahasa Belanda membuat Kartini memiliki sahabat pena dari kalangan bangsawan Belanda. Hal ini membuka akses baginya untuk menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk pihak pemerintahan kolonial.

Pada usia 20 tahun, Kartini pernah mengajukan permohonan beasiswa kepada Pemerintah Belanda agar bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Permohonannya disetujui. Namun, Kartini tak bisa melanjutkan pendidikannya ke Belanda karena sudah menikah sehingga beasiswa itu pun diberikan kepada orang lain.

Baca Juga: 10 Link Download Poster Spesial Hari Kartini 21 April 2025, Tersedia Gratis untuk Memperindah Status WhatsApp hingga Instagram

3. Mendirikan Sekolah Khusus Perempuan

Mengutip dari laman Dinas Kebudayaan Yogyakarta, diketahui RA Kartini pernah mendirikan sekolah keputrian atau sekolah khusus untuk perempuan.

Sekolah Kartini pertama kali didirikan pada tahun 1913 di Semarang, Jawa Tengah. Awalnya, sekolah ini hanya diisi putri-putri bangsawan dari kalangan menengah ke atas.

Namun, seiring waktu sekolah ini dapat diakses untuk semua kalangan sehingga semua perempuan dari lapisan masyarakat menengah ke bawah pun punya kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Kartini.

Baca Juga: Kenapa Banyak Pabrik Gula di Zaman Belanda? 4 Alasan Meluasnya Perkebunan Tebu dan Ekspor Gula Era Kolonial

4. Menerapkan Gaya Hidup Vegetarian

Siapa sangka, semasa hidupnya RA Kartini ternyata adalah seorang vegetarian. Fakta ini terungkap dari salah satu surat tulis tangannya yang dimuat dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.

Kartini mengaku telah berhenti mengonsumsi daging sejak usia 14 tahun dan memilih hanya makan sayur-sayuran. Meski lahir dan dibesarkan dalam keluarga Muslim, ia mengadopsi gaya hidup yang disebutnya sebagai "anak Buddha".

Dalam suratnya, Kartini menyebut bahwa vegetarian ini merupakan bentuk doa tanpa kata kepada Yang Maha Tinggi sekaligus sebagai bentuk kasih sayang terhadap makhluk hidup.

Baca Juga: Profil Haji Agus Salim, Diplomat Cerdas Paman Emil Salim, Seorang Poligot yang Tolak Beasiswa dari Kartini

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X