Bagi Pak Suwandi dan Bu Mulyani menjual Tahu Gimbal juga berarti memperpetuasi warisan keluarga, mereka meneruskan resep rahasia dan teknik memasak turun-temurun yang telah diteruskan dari generasi ke generasi.
Dibuat dengan teliti dan hati-hati menggunakan bumbu yang telah diracik dan diulek secara tradisional.
Tahu digoreng dengan sempurna disajikan dengan irisan lontong, tahu, taoge, gimbal, kol, dan telur rebus.
Yang berbeda dari Tahu Gimbal milik Pak Suwandi dan Bu Mulyani adalah saus bumbu kacang yang autentik dan istimewa.
Saking lezatnya , Warung Tahu Gimbal Puspogiwangantrian selalu ramai dengan pengunjung, bahkan beberapa dari mereka rela untuk mengantri panjang selama berjam-jam.
Warung sederhana ini buka setiap hari mulai pukul 13.00-17.00 WIB atau sampai habis, untuk satu porsi Tahu Gimbal Legendaris ini dibanderol dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp19.000 hingga Rp25.000.
Terkait pelayanan, setiap pembeli akan dilayani langsung secara ramah oleh pemilik aslinya yakni Pak Suwandi dan Bu Mulyani, jadi tak perlu ragu lagi soal keasliannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Willie Salim Absen Ketemu Bobon Santoso Justru Masak Besar 3 Kuali di Semarang, Nggak Kapok? Deddy Corbuzier: Ada yang Hilang...
Rekomendasi 5 Warung Makan Legendaris di Jember untuk Pecinta Kuliner Lengkap Alamat dan Jam Buka: Ada yang Berdiri Sejak Tahun 1958
Berdiri Sejak 1881, Roti Legend Kota Solo Kuliner Kesukaan Para Raja, Tak Pernah PHK Karyawan
Dulu Belum Pakai Gerobak? Intip Cerita Masa Lalu dari Jujugan Kuliner Tersohor di Solo, Istilah Angkringan Ternyata Sudah Ada Sejak Tahun 1918
Gurih, Pedas, dan Penuh Cerita! Menyelami Warisan Kuliner Jember Lewat Tahu Kocek yang Tak Pernah Sepi Peminat