SketsaNusantara.id - Semarang terkenal memiliki segudang objek wisata mulai dari religi, budaya, sejarah, rekreasi dan yang terpenting adalah kuliner.
Sebagai salah satu pusat perekonomian di Provinsi Jawa Tengah, objek-objek wisata di Semarang itu berfungsi untuk memikat para wisatawan lokal maupun mancanegara.
Bagi para wisatawan juga tak ada salahnya untuk berkunjung di salah satu objek wisata yang ditawarkan oleh Semarang.
Jenis wisata yang tak boleh dilewatkan baik di Semarang ataupun di daerah lain di Indonesia adalah wisata kuliner.
Seperti yang diketahui, setiap daerah di Indonesia memiliki makanan atau masalah khas tersendiri, maka sayang jika tidak mencicipi atau menjajal setiap masakan khas yang ada.
Lantas bagaimana dengan Semarang? Jika sedang liburan ke Kota Semarang jangan lupa untuk mencicipi kuliner legendaris yang sangat autentik.
Rekomendasi yang paling pas adalah mencicipi tahu gimbalnya yang khas, satu di antaranya adalah Tahu Gimbal Puspogiwang.
Tahu Gimbal Puspogiwang berlokasi di Jalan Puspogiwang Barat No 9-12, Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Pemilik warung Tahu Gimbal Puspogiwang adalah sepasang suami dan istri yang bernama Pak Suwandi dan Bu Mulyani.
Warung ini dimulai dari berjualan di rumah mereka sebagai usaha kecil, pasangan suami istri lansia ini telah mengelola warung Tahu Gimbal sejak tahun 1987.
Sejak dahulu hidangan tahu gimbal seakan tak berubah, dengan cita rasa autentiknya yang telah melegenda di kota Sekarang.
Artikel Terkait
Willie Salim Absen Ketemu Bobon Santoso Justru Masak Besar 3 Kuali di Semarang, Nggak Kapok? Deddy Corbuzier: Ada yang Hilang...
Rekomendasi 5 Warung Makan Legendaris di Jember untuk Pecinta Kuliner Lengkap Alamat dan Jam Buka: Ada yang Berdiri Sejak Tahun 1958
Berdiri Sejak 1881, Roti Legend Kota Solo Kuliner Kesukaan Para Raja, Tak Pernah PHK Karyawan
Dulu Belum Pakai Gerobak? Intip Cerita Masa Lalu dari Jujugan Kuliner Tersohor di Solo, Istilah Angkringan Ternyata Sudah Ada Sejak Tahun 1918
Gurih, Pedas, dan Penuh Cerita! Menyelami Warisan Kuliner Jember Lewat Tahu Kocek yang Tak Pernah Sepi Peminat