Mereka menjualnya di tempat keramaian, seperti perkumpulan acara-acara tertentu untuk lebih mendapatkan banyak pelanggan.
Namun seiring berjalannya waktu, angkringan pikulan sudah tergerus oleh zaman. Sekarang hanya ditemukan segelintir orang yang masih memertahankan cara berdagang tersebut.
Angkringan yang dikenal, khususnya di Solo. Saat ini sudah beralih ke tampilan yang lebih modern.
Mereka menjual aneka makanan yang ditusuk menggunakan tusukan khusus. Disajikan dalam sebuah lapak.
Hingga kini makin banyak angkringan yang serupa, biasanya buka pada malam hari di Solo dan sekitar Pulau Jawa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Desa di Klaten Menyimpan Sejarah Cikal Bakal Angkringan di Indonesia, Ada Museum di Rumah Warga
Bakso Favorit Keluarga Cendana! Kisah Inspiratif Pedagang Kecil yang Ditemukan Soeharto dan Jadi Legenda Kuliner Jakarta hingga Kini
Terenak! 4 Kuliner Khas Hidangan Lebaran 2025 Seantero Pulau Jawa Ini Bikin Perut Kroncongan, Daging Sapi Dibikin Lapis?
Mudik ke Solo Wajib Mampir Sini! Jelajahi Toko Jajanan Tertua Berdiri Sejak Tahun 1888, Cicipi Kue Legendaris Favorit Raja Pakubuwono X
Berdiri Sejak 1881, Roti Legend Kota Solo Kuliner Kesukaan Para Raja, Tak Pernah PHK Karyawan
Viral Bahlil Lahadalia Naik Jet Pribadi ke Solo Demi Kunjungi Jokowi: Rakyat Menderita Pejabat Tetap Foya-Foya